Banjir Akibatkan Kemacetan Panjang di Jalan Lintas Timur Lampung-Palembang

661

radartvnews.com – Pemandangan di sejumlah ruas jalan dan jembatan di kabupaten lampung tengah   genangan air deras akibat sungai yang meluap menghambat arus lalu lintas kendaraan.

Seperti yang terjadi di kampung poncowati  kecamatan terbanggi besar  lampung tengah, jembatan kali wayit yang menghubungkan kampung poncowati dengan kelurahan yukum jaya  terendam air sejak pukul tiga dini hari hingga ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Arus lalu lintas yang menghubungkan jalur lintas timur dari kota bandar jaya lampung tengah  menuju lintas timur tujuan palembang dan jalan lintas sumatera tujuan lampung barat dan bengkulu  terhambat karena mengalami kemacetan yang cukup panjang   sebab  kendaraan baik roda dua maupun roda empat   yang akan melintas dijalan harus hati-hati saat melintasi jalan maupun jembatan yang terendam banjir.

Rian  warga poncowati mengungkapkan  bila banjir terjadi karena air sungai yang meluap  akibat diguyur hujan sejak minggu malam  hingga senin siang  tanpa henti.

Selain jalan dan jembatan yang terkena dampak banjir   terdapat dua unit rumah warga yang berada tidak jauh dari sungai  ikut terendam banjir.

Agar arus lalulintas di jalan dapat berlangsung baik  beberapa warga ikut membantu para pengendara  untuk mengarahkan kendaraan yang melintas   sebab arus sungai yang menggenang cukup deras.

Meski tidak ada korban jiwa  beberapa kendaraan roda dua mengalami kerusakan atau mogok  lantaran terendam air saat melintas. Selain banjir  pohon tumbang akibat angin kencang juga mengakibatkan arus kendaraan macet total.

Ini dikarenakan proses evakuasi pohon tumbang membutuhkan waktu yang cukup lama   satuan lalu lintas polres lampung tengah melakukan rekayasa lalulintas  dengan mengalihkan kendaraan darai arah kotabumi dan tulang bawang  yang menuju bandar lampung  melintasi terminal betan subing   sehingga   kemacetan dapat sedikit teratasi. Guna mengatasi kemacetan kendaraan  polres lampung tengah menerjunkan 30 personil untuk mengurai kemacetan.(tika\lamteng)