Gubernur Lampung Lepas 3.300 Ekor Sapi

Gubernur lampung lepas 3.300 ekor sapi di pt ggl untuk petani binaan

326

radartvnews.com – Sebagai langkah peningkatan jumlah populasi sapi lokal  serta pendapatan petani   dilakukan oleh PT Great Giant Livestock atau GGL lampung tengah,  hal tersebut diwujudkan dengan membentuk kemitraan dengan petani di sekitar perusahaan.

Perusahaan yang bergerak dalam bidang penggemukan sapi ini  membagikan sebanyak 3.229 ekor sapi kepada para petani binaan yang dilakukan sejak desember 2013 lalu.

Kemudian pada pelepasan sapi breeding ke 3.300 dilakukan secara simbolis  oleh gubernur lampung M. Ridho ficardo.

dayu ariasintawati (direktur pt ggl)Direktur PT GGL   Dayu Ariasintawati mengatakan   secara bertahap   ggl telah membangun kemitraan   kepada petani dan peternak sapi lokal   sesuai dengan misi perusahaan   untuk dapat maju bersama masyarakat.

Dimana pada akhir 2013 lalu  management PT Great Giant Livestock   melakukan percepatan kemampuan petani binaan   dalam pengembangan industri peternaan rakyat atau sapi potong akan tetapi   kondisi di lapangan   menunjukkan keterbatasan petani dalam mengakses sapi lokal   dan terbentur permasalahan dana.

Dilandasi semangat untuk berperan aktif   dalam nation building for future generation   pt great giant livestock memutuskan   untuk memulai langkah kecil   dengan melepas 270 ekor sapi   kepada petani binaan   untuk dirawat dengan pendampingan.

Sebagai komitmen untuk melangkah bersama, untuk berpartisipasi aktif dalam mencapai lampung sebagai lumbung sapi nasional, pihaknya juga   akan menyerahkan mou komitmen pt ggl untu3.300 ekor sapi PT Great Giant Livestockk selalu mengembangkan capacity building kelompok tani untuk setiap kelompok.

PT GGL juga membentuk Paguyupan Pir-Ggl   dengan tekad untuk terus mengembangkan kerjasama  menjadi 5 ribu   10 ribu   hingga 20 ribu atau lebih ekor sapi.

 

Sementara itu   penjabat Bupati Lampung Tengah   Edarwan yang hadir dalam kegiatan tersebut   menyambut baik   adanya program yang digulirkan PT GGL.

Menurutnya  dengan adanya program ini  pemerintah merasa terbantu   dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pola kerjasama seperti inilah   yang sangat diharapkan    dan ini merupakan bentuk konkrit   dalam mengentaskan kemiskinan    sebab   mengatasi kemiskinan   tidak hanya tanggungjawab pemerintah saja   akan tetapi semua elemen masyarakat   serta pihak swasta   juga harus berperan.

Sementara   Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo yang juga hadir dalam acara ini  mengaku sangat mendukung   program kemitraan yang dilakukan PT GGP.

Menurut gubernur dengan kemitraan seperti ini   dapat memberikan keuntungan satu dengan lainnya    program seperrti ini   dapat meningkatkan kemampuan dan keuntungan perusahaan   dan juga memberikan keuntungan kepada para petani   yakni dapat mensejahterakan masyarakat lampung tengah. 

Orang nomor satu di provinsi lampung itu melanjutkan   kedepan diharapkan   ada penambahan kapasitas dari perusahaan   agar dapat dikirim untuk lebih banyak lagi   membantu masyarakat   tidak hanya di sekitar perusahaan   akan tetapi di beberapa kabupaten   di provinsi lampung. Ridho juga meminta   agar pihak kepolisian   dapat membantu petani   dalam mengamankan program ini    jangan samapai   sapi petaniini hilang   dicuri maling.

Selain dihadiri Gubernur Lampung   M. Ridho ficardo  Pj. Bupati Lampung Tengah   Edarwan  acara ini juga dihadiri   kepala dinas peternakan dan kesehatan hewan lampung   Desi Romas,   goverment relation   Mahfud Santoso,   Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin, kapolres lampung tengah   Akbp Dono Sembodo,   perwakilan kementerian pertanian, direktur Radar Lampung  Ardiansyah, dirut Radar Lamteng Ismail Komar, direktur radar lamteng I Gede Putu Kristanto   dan ratusan para petani binaan PT GGL   serta tamu undangan.

Pada kegiatan ini dilakukan kampanye gizi  produk peternakan   yang dilakukan dengan minum susu bersama  oleh anak-anak paud   dan jajaran tamu undangan  serta makan telur dan makan daging sapi bersama    hal terasebut dilakukan  sebagai upaya  untuk mencukupi kebutuhan protein hewani  bagi masyarakat lampung tengah. (tika\lamteng)