Kamis, 1 Ramadan 1439 Hijriyah

Kamis, 1 Ramadan 1439 Hijriyah

radartvnews.com- Meskipun dalam pengamatan bulan tidak terlihat, Tim Badan Hisab Rukyatul Hilal dan Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Lampung menetapkan 1 ramadan 1439 hijriah jatuh pada hari kamis tanggal 17 mei 2018.

Penetapan ini di tetapkan setelah Tim Badan Hisab Rukyatul Hilal melihat bulan dengan teropong di bukit gelumpai desa canti, kecamatan rajabasa, Lampung Selatan yang tertutup dengan awan. Pengamatan hilal dilakukan dengan menggunakan alat teropong robotik dan teodolit juga dihadiri Majelis Ulama Islam beberapa ormas islam serta elemen mahasiswa tampak serius mengamati hilal.

Indra Jaya Kabid Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Provinsi Lampung menjelaskan,  Bersadarkan pengamatan bulan tidak terlihat karena posisi bulan sudah berada dibawah garis yang memisahkan bumi dan langit atau di bawah ufuk namun Tim Badan Hisab Rukyatul Hilal dan Kanwil Kementrian Agama memastikan tanggal 1 ramadhan jatuh pada hari kamis tanggal 17 mei 2018.

Sementara data dari Tim Badan Hisab Rukyatul Hilal Provinsi Lampung Ijtima’ menjelang ramadhan 1439 terjadi pada hari selasa tanggal 15 mei 2018  atau 29 sya’ban 1439 hijriah pada pukul 18.50.28 WIB. Matahari terbenam pada hari ijtima’ pukul  17.50.50 Wib dan tinggi hilal saat matahari terbenam, sementara azimut matahari 288°53’32,75″ atau 18°53’32,75″ sedangkan azimut hilal 284°08’20,85″ atau 14°08’20,85″.

Dengan data di atas untuk awal ramadhan 1439 hijriah kemungkinan akan sama  sebab posisi bulan saat matahari terbenam sudah di bawah ufuk maka berlaku teori istikmal dimana umur bulan sya’ban digenapkan 30 hari jadi  tanggal 1 ramadhan 1439 akan jatuh pada hari kamis 17 mei 2018.

Data tersebut masih akan di laporkan ke kementrian agama provinsi lampung kemudian di laporkan ke kementrian agama republik indonesia untuk di lakukan sidang isbat ///

Di ketahui ada 4 titik pengamatan yang di lakukan oleh Tim Badan Hisab Rukyatul Hilal Provinsi Lampung yaitu di bukit gelumpai, desa canti, Lampung Selatan,  Institut Teknologi Sumatera, lemong dan Krui Pesisir Barat.(mai/san)