Tunggu Jokowi, Jargas Rumah Tangga Mangkrak

Usai Pemkot, Kini Pemprov Desak PGN

radartvnews.com- Proyek pembangunan jaringan gas bumi di Bandar Lampung telah selesai. Meski  begitu keberadaan jaringan gas tersebut belum bisa digunakan oleh warga karena menunggu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan dan Presiden Joko Widodo

Humas Perusahaan Gas Negara Lampung Heru mengatakan rencana peresmian jaringan gas yang semula dijadwalkan akhir maret 2018 akhirnya mundur, ini disebabkan karena adanya perpindahan perusahaan suplay gas untuk area Lampung.

Awalnya suplay gas untuk area Lampung berasal dari PT Jambi Merang namun berpindah ke PT Konoko philip sehingga proses administrasinya membutuhkan waktu yang cukup lama.

“hingga kini belum diketahui belum mengetahui jadwal pasti peresmian jaringan gas di lampung, saat ini sudah ada tiga rumah tangga yang sudah dialiri gas untuk ujicoba,” ujar Heru.

 Didi salah satu warga wayhalim, Bandar Lampung mengaku, hanya mengetahui akan dialiri pada bulan desember 2017, namun kenyataannya hingga kini belum dialiri gas.

Diketahui jaringan gas bumi ini merupakan program lanjutan dari konversi BBM ke Bahan Bakar Gas dalam rangka ketahanan energi di Provinsi Lampung. Pemerintah melalui BPH migas juga telah menetapkan harga jual gas bumi untuk wilayah kota Bandar Lampung yaitu Rp 4.750/m3 untuk golongan tarif rt 1 dan Rp 6.200/m3 untuk golongan tarif rt 2.

Adapun mayoritas jargas yang terpasang di bandar lampung termasuk dalam kategori rt 1// harga tersebut masih di bawah harga jual elpiji subsidi tabung 3kg yang saat ini di bandar lampung berkisar antara Rp 18.000- Rp20.000 rupiah/tabung.(liz/lat/san)