145 Orang Meninggal, JTTS Dievaluasi

41
Selain penerangan, kondisi jalan yang rusak menjadi salah satu pemicu kecelakaan

Radartvnews.com- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi  akan melakukan evaluasi  terkait tingginya angka kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Arinal Djunaidi akan mengevaluasi terhadap Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT)  maupun PT. Hutama Karya selaku pengelola JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar dan ruas Kayu Agung-Pematang Panggang.

Jalan tol seharusnya memberikan jaminan keamanan namun JTTS jauh dari kata aman untuk dilintasi pasca resmi dioperasikan.

Berdasarkan data dari Dirlantas Polda Lampung per-januari 2020  jumlah kecelakaan yang terjadi di ruas JTTS mencapai 7 kasus dan mengakibatkan 6 orang meninggal dunia, 2 luka berat serta  5 luka ringan.

Sementara ditahun 2019 dari data PT Jasa Raharja jumlah korban meninggal dunia mencapai 139 orang, sedangkan korban luka-luka sebanyak 199 orang.

Berita Lainnya  Komisi III Desak Lampung Karantina Wilayah

Penyebab kecelakaan karena masih minimnya lampu penerangan jalan serta kondisi jalan bergelombang dan mulai mengalami kerusakan. Factor kelelahan juag pemicu kecelakaan karena rest area banyak yang belum beroperasi.

“Kita akan berkoordinasi dengan semua pihak, pengelola jalan tol dan polda bagaimana pengendalian, jalan tol sudah jadi jangan sampai tidak digunakan jangan sampai ada kecelakaan yang seharusnya jangan terjadi,” jelas Arinal Djunaidi.

Meski demikian menurut Arinal adanya jalan tol di Lampung ini merupakan fenomena baru bagi masyarakat sehingga pengemudi menggendarai kendaraan tak terkontrol. Semua pihak diminta untuk bersama menekan angka kecelakaan.(krp/san)