Wednesday, June 3, 2020

Ratusan Warga Bandarjaya Ngelurug ke DPRD

Most Read

Mobil Pengangkut Sapi Selundupkan Sabu 1 Kilogram

Radartvnews.com- Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu ke pulau jawa. Untuk mengelabui...

Lagi, Bocah 10 Tahun Hanyut

Radartvnews.com- Rei Arjio Pratama (10) tahun warga  jalan jati, tanjung raya, Kedamaian, Bandar Lampung terbawa arus bandang saat...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal...

Update Covid-19 Di Lampung: Kasus Positif 136, Sembuh 80 Orang

Radartvnews.com- Perlahan tapi pasti jumlah kasus positif covid-19 di Lampung terus bertambah. Selasa 2 juni 2020 terdapat...

1O Kali Beraksi, Pelaku Curanmor Diganjar Satu Peluru

Radartvnews.com- Tim Khusus Anti Bandit Polresta Bandar Lampung meringkus Jefri Saputra (21) satu dari dua orang  pelaku...

radartvnews.com – Merasa diberlakukan tidak manusiawi , soal nilai ganti rugi lahan , yang dipakai untuk ruas jalan tol Sumatera ,  ratusan warga dari tiga Desa yang ada diKecamatan Bandar Jaya , Lampung Tengah , mendatangi gedung DPRD provinsi Lampung , untuk meminta bantuan para Wakil Rakyat .

Salah satu perwakilan warga ,  Asnawi mengatakan ,warga Bandarjaya sangat mendukung program Pemerintah Pusat , dalam hal pembangunan tol Trans Sumatera .Namun dengan catatan tidak merugikan warga yang lahannya terkena imbas pembangunan jalan tol , ganti rugi lahan harus sesuai dengan harga tanah yang dibeli warga , sehingga bisa membuat kembali bangunan yang terkena gusuran.

Senada yang disampaikan rekan nya , Munir ch , kedatangan mereka ke gedung Dewan untuk meminta bantuan , agar warga mendapatkan ganti rugi yang sesuai, pasalnya ganti rugi ditiga Desa tidak sama dengan Desa lainnya yang nilainya lebih tinggi yakni sekitar 100 hingga 200 ribu permeter , sedangkan tiga Desa hanya diganti sebesar 35 ribu permeter.(mas/rltv)

post terbaik

berita terbaru

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi Rp8000 perkilogramnya, kondisi ini memepersulit...

Korban Melawan, Begal Gagal Beraksi

Radartvnews.com- Kawanan begal kembali beraksi di Lampung Utara, Nursali warga panaragan jaya, kabupaten Tulang Bawangbarat menjadi korban pembegalan, senin malam (1/6).

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal ditengah pandemi covid-19. Dari 102...

berita terkait lainnya