Wednesday, August 5, 2020

Tuntut Pembebasan Cik Raden, Massa GP Ansor Dan Pol-PP Rusak Pintu Gerbang Pengadilan

Most Read

Ngaku Dapat Perintah PBB, Warga Kotabumi Bakar Bendera

Radartvnews.com- Akun media sosial facebook yang bernama Maisy Van Den Hock mendadadak viralsetelah dirinya mengunggah video pembakaran...

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Tiga Pejabat dan Satu Kapolres Diganti

Radartvnews.com- Kapolri Jendral Idham Azis melakukan rotasi besar-besaran sejumlah Perwira Tinggi dan Perwira Menengah, tiga diantaranya Pejabat...

Pergub New Normal Diterapkan, Masyarakat Harus Sadar

Radartvnews.com- Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 45 tahun 2020 tentang pedoman kehidupan baru atau new normal ditengah pandemi...

Pemprov Lampung Rolling 9 Pejabat

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melakukan rolling dan pelantikan pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Pemerintah...

Empat Pejabat Eselon II Pemprov Lampung Turun Jabatan

Radartvnews.com- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan evaluasi terhadap jajaran pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung....

BANDAR LAMPUNG-Ratusan massa yang tergabung dalam gerakan pemuda ansor (GPAnsor) dan  personil Polisi Pamong Praja (Pol PP) kota Bandar Lampung, mendatangi Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjung karang, selasa 31 mei 2016.

Kedatangan massa sama dengan sebelumnya, yaitu menuntut majelis Hakim pengadilan untuk membebaskan Cik Raden dari segala dakwaan jaksa, dan meminta Cik Raden dibebaskan dari tahanan. Namun aksi massa dihalau petugas kepolisian sehingga nyaris bentrok.

Massa yang kesal, bahkan merusak pintu gerbang Pengadilan, Akibatnya polisi memasang garis polisi di depan pintu gerbang.

Agus Sulegar salah satu kordinator aksi menyatakan, Bahwa apa yang dilakukan Cik Raden terkait  penutupan city spa hanya menjalankan tugas selaku Kaban Pol PP dan menegakan perda terutama tentang larangan perbuatan prostitusi dan tuna susila dalam wilayah kota Bandar Lampung.

Berita Lainnya  Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

“kami meminta hakim membebaskan Cik Raden,karena penutupan city spa sudah sesuai dengan peraturan,” ujar Agus, (31/5).

Sementara itu didalam ruangan Garuda Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjung Karang, Cik Raden menjalni persidangan secara tertutup dengan agenda eksepsi atau nota keberatan terdakwa atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum. (lds/sep)

berita pilihan

berita terbaru

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.
Berita Lainnya  Tiga Pejabat dan Satu Kapolres Diganti

Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Kadin Lampung Bergerak

Radartvnews.com- Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Lampung membentuk tim pemulihan ekonomi yang diberi nama Team Food Estate dan Energy Kadin Lampung. Tim...

Target 10 Besar, Atlet Lampung Gelar Pelatda PON

Radartvnews.com- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung kembali akan menggelar Pelatihan Daerah (Pelatda) untuk tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua. Gelaran...

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Lampung Mendekati 300

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung hampir menembus angka 300. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga rabu 5 agustus 2020...

Pembakar Merah Putih Kerap Kibarkan Bendera Belanda

Radartvnews.com- Aksi pembakaran bendera yang dilakukan oleh Man Astutiningtyas masih jadi perbincangan baik dijagat maya, maupun dilingkungan masyarakat. Informasi...

berita terkait lainnya