Sunday, January 17, 2021

Tuntut Pembebasan Cik Raden, Massa GP Ansor Dan Pol-PP Rusak Pintu Gerbang Pengadilan

Most Read

BANDAR LAMPUNG-Ratusan massa yang tergabung dalam gerakan pemuda ansor (GPAnsor) dan  personil Polisi Pamong Praja (Pol PP) kota Bandar Lampung, mendatangi Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjung karang, selasa 31 mei 2016.

Kedatangan massa sama dengan sebelumnya, yaitu menuntut majelis Hakim pengadilan untuk membebaskan Cik Raden dari segala dakwaan jaksa, dan meminta Cik Raden dibebaskan dari tahanan. Namun aksi massa dihalau petugas kepolisian sehingga nyaris bentrok.

Massa yang kesal, bahkan merusak pintu gerbang Pengadilan, Akibatnya polisi memasang garis polisi di depan pintu gerbang.

Agus Sulegar salah satu kordinator aksi menyatakan, Bahwa apa yang dilakukan Cik Raden terkait  penutupan city spa hanya menjalankan tugas selaku Kaban Pol PP dan menegakan perda terutama tentang larangan perbuatan prostitusi dan tuna susila dalam wilayah kota Bandar Lampung.

Berita Lainnya  Sulit Dikenali, Mayat Rumah Kosong Ada KTP

“kami meminta hakim membebaskan Cik Raden,karena penutupan city spa sudah sesuai dengan peraturan,” ujar Agus, (31/5).

Sementara itu didalam ruangan Garuda Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjung Karang, Cik Raden menjalni persidangan secara tertutup dengan agenda eksepsi atau nota keberatan terdakwa atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum. (lds/sep)

berita menarik lainnya

BERITA TERKINI

Sulit Dikenali, Mayat Rumah Kosong Ada KTP

Radartvnews.com- Warga komplek transmigrasi, Kelurahan Labuhan Ratu Raya,  Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung,  dihebohkan dengan penemuan mayat pria di rumah kosong. Belum diketahui secara...

berita terkait lainnya