Wednesday, June 3, 2020

Ormas Petir Tuding Proyek Pembagunan Balai Besar Wilayah Mesuji Sarat Korupsi

Most Read

Mobil Pengangkut Sapi Selundupkan Sabu 1 Kilogram

Radartvnews.com- Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu ke pulau jawa. Untuk mengelabui...

Lagi, Bocah 10 Tahun Hanyut

Radartvnews.com- Rei Arjio Pratama (10) tahun warga  jalan jati, tanjung raya, Kedamaian, Bandar Lampung terbawa arus bandang saat...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal...

Badai Luluhlantakkan Pesisir

Radartvnews.com- Hujan deras yang disertai angin kencang senin kemarin (1/6/20) menghancurkan satu rumah semi permananen milik warga ...

1O Kali Beraksi, Pelaku Curanmor Diganjar Satu Peluru

Radartvnews.com- Tim Khusus Anti Bandit Polresta Bandar Lampung meringkus Jefri Saputra (21) satu dari dua orang  pelaku...

BANDAR LAMPUNG- Puluhan massa yang tergabung dalam Pasukan Eliti Inti Rakyat (petir) Lampung, menyambangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung,(1/6). Massa mendesak Kejati  untuk segera mengusut tiga  proyek pembangunan oleh Balai Besar Wilayah Mesuji Sekampung (BBWMS).

Ketiga proyek di kabupaten Mesuji, mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi ialah, Proyek Rehabilitasi daerah irigasi bunut tahun 2015 senilai 58 milyar yang dikerjakan PT Fatimah Indah Utama, proyek pembuatan revertment pantai cantik tahun 2014 senilai 8,4 milyar, serta proyek pembangunan pengamanan pantai kunjir lanjutan tahun 2015 senilai 7,4 milyar yang dikerjakan PT Sinar Intan Papua Permai.

Endang Asnawi ketua petir Lampung menyatakan, pembagunan ketiga proyek yang dikerjakan tak sesuai spesifikasi dan pengerjaanya asal asalan. Selain itu daya tahan kualitas hasil pembagunan sangat rendah, “kerjaan ini kesanya dikerjakan oleh pribadi karena asal,” ujar Endang, rabu 1 juni 2016.

Pihak kejati Lmapung akan mempelajari laporan dari aksi massa, massa langsung membubarkan diri secara tertib. (lds/sep)

post terbaik

berita terbaru

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi Rp8000 perkilogramnya, kondisi ini memepersulit...

Korban Melawan, Begal Gagal Beraksi

Radartvnews.com- Kawanan begal kembali beraksi di Lampung Utara, Nursali warga panaragan jaya, kabupaten Tulang Bawangbarat menjadi korban pembegalan, senin malam (1/6).

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal ditengah pandemi covid-19. Dari 102...

berita terkait lainnya