Thursday, July 9, 2020

Warung Makan Mie Di Kota Metro Pakai Minyak Babi

Most Read

Bupati Pesawaran Diminta Buka Tembok Penutup Jalan

Radartvnews.com- Berurai air mata, puluhan warga desa sidodadi Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyambangi kantor Bupati Pesawaran...

Jerat Syahwat Petugas PPA, Pola Rekrutmen P2TP2A Bobrok

Radartvnews.com- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung selaku dinas yang menaungi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan...

OTT ASN, Polda Lampung Sita Dokumen Dari Inspektorat Lampung Timur

Radartvnews.com- Empat angota  Subdit Tipikor Dirkrimsus Polda Lampung mendatangi Kantor Inspektorat Lampung Timur, senin sore (6/7). Dengan...

Honor Guru Rp 5,9 Miliar, Per bulan Terima Rp200.000

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung memberikan bantuan bagi guru honor murni...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

ASN Inspektorat Peras Kades Program PTSL

Radartvnews.com- Polda Lampung membenarkan, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung Timur 4 juli 2020. Dalam OTT...

METRO- Sidak Tim Pemerinta Kota Metro yang terdiri atas perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan, Polisi Pamong Praja, Kepolisian dan Majelis Ulama Indonesia  (MUI) serta anggota DPRD Kota Metro yang dilakukan (8/6/2016) ke sejumlah rumah makan cukup mencengangkan.

Tim yang melakukan sidak menemukan mie olahan mengandung minyak Babi dari dua rumah makan di kota Metro. Atas temuan ini pengelola rumah makan diberikan sanksi dengan menempelkan pengumuman untuk publik jika rumah makan menggunakan bahan olahan Babi. Sebelumnya Tim sudah memasang peringatan di tiga rumah makan yaitu mie awan, mie agong dan mie tetap segar.

Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan Kota Metro Yeri Ehwan mengatakan, tujuan penempelan pengumuman dilakukan agar umat muslim dapat mengetahui makanan yang disediakan oleh pengelola tidak untuk dikonsumsi.

“ini hasil dari uji lab, dan ditemukan banyak makanan mengandung zat berbahaya,” ujar Yeri.

Nasrianto Efendi anggota DPRD Kota Metro menyampaikan, pengelola rumah makan ini telah merugikan konsumen terutama umat muslim, dalam undang-undang perlindungan konsumen, pedagang seharusnya mencantumkan peringatan zat yang terkandung didalam makanan sehingga konsumen tahu.

“sosialisasi terus dilakukan, masyarakat juga harus waspada atas makanan yang dimakan,” ujar Efendi. (yok/sep)

berita pilihan

berita terbaru

Bom Waktu Limbah Corona (News Trending Seg2)

Bom Waktu Limbah Medis Corona Terlalu prematur mengidentifikasi pola Covid-19 segera berakhir. Ancaman gelombang kedua sewaktu-waktu datang sebagai risiko dari pelonggaran karantina dan penerapan...

Bom Waktu Limbah Corona (News Trending Seg1)

Terlalu prematur mengidentifikasi pola Covid-19 segera berakhir. Ancaman gelombang kedua sewaktu-waktu datang sebagai risiko dari pelonggaran karantina dan penerapan kenormalan baru. Pasien...

Bupati Pesawaran Diminta Buka Tembok Penutup Jalan

Radartvnews.com- Berurai air mata, puluhan warga desa sidodadi Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyambangi kantor Bupati Pesawaran (7/7). Puluhan...

Jerat Syahwat Petugas PPA, Pola Rekrutmen P2TP2A Bobrok

Radartvnews.com- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung selaku dinas yang menaungi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di...

berita terkait lainnya