Sunday, May 31, 2020

Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang Gelar Sidang Lokasi

Most Read

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Hina Bidan, IRT Dikurung Badan

Radartvnews.com - Jaksa penuntut umum, Eka Aftaria mengungkapkan, Sunena, bersalah melakukan perbuatan melawan hukum, sebagaimana Pasal 27...

Fraksi PKB Lampung: Hadapi New Normal, Protokol Kesehatan Ponpes Harus Diperhatikan

Radartvnews.com- Kebijakan new normal yang akan diterapkan pemerintah pusat diharapkan dapat menyelamatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam masa...

Korsleting Lisrik, Gudang Tenda Ludes Terbakar

Radartvnews.com- Gudang penyewaan tenda di Teluk Betungtimur, Bandar Lampung, ludes terbakar, rabu 27 mei 2020.

Pil Penenang Bawa Mahasiswa Ke Meja Hijau

Terdakwa diketahui beranama Kevindra Gunawan, seorang mahasiswa di Bandar Lampung yang merupakan warga Jalan Dewi Sartika, kelurahan Gulak Galik,...

Gegara Corona, Mal di Bandar Lampung Mulai Tutup

Radartvnews.com- Sejumlah mal dan pusat perbelanjaan di kota Bandar Lampung mulai tutup, hal ini bertujuan untuk menekan...

radartvnews.com – Dalam  agenda sidang yang digelar langsung di Pusat Kebugaran City Spa ini, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang dan tim jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Bandar Lampung  menghadirkan saksi korban guna mengetahui secara detail kronologis rekayasa penggerebekan City Spa.

Jaksa penutut umum M Syarief mengatakan dalam agenda sidang kali ini Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum meminta saksi korban memperagakan kronologi kejadian rekayasa penggerebakan City Spa yang dilakukan oleh Sat Pol PP Kota Bandar Lampung.

Sebelumnya pada pertengahan juni lalu Majelis Hakim Pengadilan Negeri  Tanjungkarang memutuskan untuk melepaskan kasat Pol PP Bandar Lampung Cik Raden dari tahanan, hal itu terungkap dalam sidang lanjutan rekayasa penggerebekan City Spa dengan agenda putusan sela pada 15 juni lalu.

Majelis Hakim yang diketuai Yus Enidar menerima eksepsi kuasa hukum terdakwa Cik Raden, dalam eksepsinya kuasa hukum meminta Cik Raden bebas dari tahanan dan sebaliknya/ Majelis Hakim menilai Dakwaan Jaksa Penuntut Umum tidak cermat.

Perkara yang menjerat Cik Raden berawal dari penggerebekan pusat kebugaran City Spa yang berujung penyegelan serta penutupan  City Spa pertengah september 2015 silam, dalam perkembangannya, pihak manajemen  City Spa melaporkan salah seroang oknum sat Pol PP atas nama Gusti ke Polda Lampung dengan tuduhan tindak pidana asusila terhadap terapis, anggota Pol PP tersebut dijadikan tersangka oleh polisi dalam pemeriksaan tersangka Gusti buka suara dan mengaku disuruh Cik Raden untuk merekayasa penggerebekan tersebut.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum telah menyimpulkan  surat dakwaan terhadap Cik Raden telah sesuai pasal 143 kitab Undang-Undang Hukum acara Pidana surat dakwaan memenuhi syarat formil dan materil, uraian sudah jelas dan lengkap menyebutkan lokasi dan waktu terjadinya tindak pidana, dalam dakwaannya jaksa  mendakwa Cik Raden dengan berlapis yaitu pasal 289 KUHP tentang pencabulan junto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, serta menjerat  dengan pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan junto pasal 56 ke-2 KUHP. Majelis hakim akan  kembali menggelar sidang pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. (ren/jef)

 

post terbaik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Update Covid 19 Lampung 27 Mei: Kasus Positif 118, 2 Meninggal

Radartvnews.com- Jumlah pasien positif covid-19 di Lampung rabu 27 mei 2020 kembali bertambah. Penambahan 2 pasien terkonfirmasi positif covid-19 merupakan pasien nomor...

berita terkait lainnya