Sunday, September 20, 2020

Budiyono & Wisnu Tersangka Penipuan yang Berhasil Perdayai Bunari

Most Read

Pilkada Ditengah Pandemi, Pemprov Tidak Punya Sikap

Radartvnews.com- Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 8 kabupaten/kota di Lampung pada 9 desember 2020 mendatang masih menjadi...

Selundupkan Sabu 2 Kg Divonis 16 Tahun

Radartvnews.com- Selundupkan sabu 2 kilogram warga Aceh, divonis 16 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang. Barang...

Puluhan Warga Lampung Selatan Terjaring Tak Pakai Masker

Radartvnews.com- Operasi gabungan penegakan disiplin protokol kesehatan covid-19 dilakukan pemerintah kabupaten Lampung Selatan, (18/9/20). Operasi dipusatkan di jalan protokol...

Tangani Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber, Kejari Bandar Lampung Siapkan 7 JPU

Radartvnews.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung mempersiapkan tujuh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara kasus penikaman pendakwah Syekh Ali...

Konfirmasi Positif Covid-19 Nyaris 700, Lampung Nihil Zona Hijau

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Lampung masih terus mengalami penambahan. Data satuan tugas covid-19 Lampung hingga jumat...

Tangkap Bandar Narkoba, Polres Metro Amankan Sabu dan Ekstasi Senilai Rp1 Miliar

Radartvnews.com- Satuan Reserse Narkoba Polres Metro meringkus satu tersangka bandar narkoba jenis sabu-sabu dan exstacy.  Tersangka TK (31) merupakan...

radartvnews.com – Inilah kedua tersangka penipuan yang ditangkap aparat Kepolisian Sektor Natar, Lampung Selatan. Keduanya adalah Budiyono, warga Desa Candi Mas, Natar, dan Wisnu Baroto, Warga Desa Haduyang, Natar.

Keduanya merupakan pelaku sindikat penipuan dengan modus memberikan bantuan pinjaman usaha kepada para pengusaha nonmikro.

Modusnya, mereka mengatasnamakan Kantor Bendahara Dan Keuangan Daerah Pemerintah Provinsi Lampung. Mereka menawarkan pinjaman uang kepada para pengusaha nonmikro kepada Bunari.

Warga Desa Candi Mas, Natar sebagai pengusaha pengumpul barang bekas ditawari pinjaman dana usaha sebesar 700 juta rupiah. Syaratnya, korban harus  membayar pajak sebesar 11,5 persen baru dana bantuan bisa cair.

Berita Lainnya  17 Reka Adegan Penikaman Syekh Ali Jaber, Pelaku Sekuat Tenaga Ayunkan Pisau

Korban menyetorkan uang sebesar 135 juta rupiah secara bertahap, kemudian diberikan kertas berupa kertas pencairan dana yang bisa diambil di Bank Lampung. Namun setelah di cek ke Bank Lampung, dana bantuan tersebut justru tidak cair.

Kapolsek Natar, Lampung Selatan Kompol Listiyono Dwi Nugroho mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus ini terkait keterlibatan oknum pejabat Pemerintah Provinsi Lampung yang bekerja sama dengan kedua tersangka.

Dari para tersangka, polisi menyita kertas pencairan dana dengan mengatasnamakan dari kantor Bendahara dan Keuangan Daerah Pemerintah Provinsi Lampung, serta kartu tanda penduduk tersangka.(lih)

 

berita pilihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Puluhan Warga Lampung Selatan Terjaring Tak Pakai Masker

berita terkait lainnya