Friday, August 7, 2020

Ayam Mati Diduga Akibat Terserang Flu Burung Atau Avian influenza

Most Read

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Ngaku Dapat Perintah PBB, Warga Kotabumi Bakar Bendera

Radartvnews.com- Akun media sosial facebook yang bernama Maisy Van Den Hock mendadadak viralsetelah dirinya mengunggah video pembakaran...

Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Kadin Lampung Bergerak

Radartvnews.com- Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Lampung membentuk tim pemulihan ekonomi yang diberi nama Team Food Estate...

Hakim Vonis Mati 5 Sindikat Sabu

Radartvnews.com- Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjung Karang mengelar sidang online atau teleconference , kamis siang  (6/8) dengan ...

Beraksi Pagi, Jambret Babak Belur

Radartvnews.com- Rio Irawan (18) warga kemiling, Bandar Lampung yang tertangkap warga menjambret perhiasan di desa sungai langka,...

Jalinbar Dapat Dilalui, Warga Terserang Mulai Terserang Penyakit

Radartvnews.com- Petugas gabungan dibantu warga membersihkan material longsor dan banjir di jalan lintas barat, tepatnya di

radartvnews.com – Kematian ratusan ekor ayam secara mendadak membuat warga di Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan panik, hanya dalam waktu sehari penyakit yang diduga virus flu burung atau Avian Influenza ini telah menyebar dan menyebakan kematian unggas.

Sebelumnya ayam yang sehat mendadak lemas dan mengeluarkan lendir dari mulut dan hidung, gejala terkadang tidak diketahui warga karena menyerang pada malam hari.

Warga berharap agar Dinas peternakan Kabupaten setempat segera melakukan peninjauan untuk segera memberikan obat-obatan guna untuk melakukan pencegahan.

Kini kandang ayam milik warga kosong, hanya tersisa beberapa ekor unggas yang masih hidup, itupun dikhawatirkan bakal mati satu atau dua hari lagi.

Kematian unggas yang diduga akibat virus flu burung ini langsung
mendapatkan tanggapan serius dari aparat desa, sebab
dikhawatirkan dapat menimbulkan kematian ayam yang lebih banyak atau kematian terhadap manusia.

Aparat desa langsung  berkoordinasi dengan pihak KUPT peternakan untuk menanggulangi penyebaran penyakit yang menyebabkan kematian pada unggas warganya.

Meski Dinas terkait telah memberikan Vaksin dan juga Disinfectan guna mengatasi kematian unggas mendadak di desa Sidomulyo  ini, namun belum dilakukan penyemprotan.

Dalam waktu dekat ini petugas Dinas peternakan akan melakukan upaya Vaksin terhadap sejumlah unggas milik warga agar tidak menyebar pada unggas lain nya.

Hingga saat  ini belum ada pemeriksaan terhadap bangkai ternak unggas  yang mati mendadak, warga sendiri langsung menguburkan ternaknya yang mati karena khawatir terjangkit kepada unggas lainnya.(ma’i/jef)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Masalah Utang Dua Guru Berkelahi

Radartvnews.com- Gara-gara permasalahan utang piutang pinjaman online, dua guru di SMAN 1 Kedondong, kabupaten Pesawaran adu mulut dan berakhir penganiayaan.

Ketua KPK Sorot Pilkada Lampung

Radartvnews.com- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Firli Bahuri mendatangi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, kamis sore (6/8). Dua agenda...

Bea Cukai Bakar Uang Rp 11 Miliar

Radartvnews.com- Barang bukti hasil operasi penindakan dalam kurun waktu juni 2019 hingga juli 2020 dimusnahkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah...

Beraksi Pagi, Jambret Babak Belur

Radartvnews.com- Rio Irawan (18) warga kemiling, Bandar Lampung yang tertangkap warga menjambret perhiasan di desa sungai langka, kecamatan gedongtataan, Kabuapaten Pesawaran, kamis...

berita terkait lainnya