Friday, August 7, 2020

DPRD Lamsel Minta Persoalan Asset Daerah Diselesaikan

Most Read

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Ngaku Dapat Perintah PBB, Warga Kotabumi Bakar Bendera

Radartvnews.com- Akun media sosial facebook yang bernama Maisy Van Den Hock mendadadak viralsetelah dirinya mengunggah video pembakaran...

Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Kadin Lampung Bergerak

Radartvnews.com- Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Lampung membentuk tim pemulihan ekonomi yang diberi nama Team Food Estate...

Hakim Vonis Mati 5 Sindikat Sabu

Radartvnews.com- Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjung Karang mengelar sidang online atau teleconference , kamis siang  (6/8) dengan ...

Beraksi Pagi, Jambret Babak Belur

Radartvnews.com- Rio Irawan (18) warga kemiling, Bandar Lampung yang tertangkap warga menjambret perhiasan di desa sungai langka,...

Jalinbar Dapat Dilalui, Warga Terserang Mulai Terserang Penyakit

Radartvnews.com- Petugas gabungan dibantu warga membersihkan material longsor dan banjir di jalan lintas barat, tepatnya di

radartvnews.com – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tahun 2016 ini kembali memperoleh predikat opini wajar dengan pengecualian WDP atas laporan keuangan Pemerintah Daerah atau LKPD dari BPK RI perwakilan Lampung.

Untuk itu anggota DPRD Lampung Selatan meminta keseriusan dan komitmen pemerintah daerah setempat dalam penyelesaian persoalan asset daerah, karena pengelolaan asset daerah menjadi salah satu parameter catatan penilaian hasil pemeriksaan keuangan daerah dari BPK.

Hal ini diungkapkan Jenggis Khan Haikal, juru bicara Badan Anggaran DPRD Lampung Selatan pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Lampung Selatan dalam rangka pembahasan rancangan  peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2015.

Seharusnya Lamsel mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian WTP, mengingat selama empat tahun berturut-turut Kabupaten Lampung Selatan mengalami penurunan opini dari BPK menjadi wajar dengan pengecualian atau WDP.

Penurunan opini ini disebabkan oleh persoalan asset daerah yang belum tuntas sampai saat ini. Menurut Jenggis Khan, penyelesaian persoalan asset daerah merupakan permasalahan yang sangat penting dan harus dicari solusi dan formulasi untuk mengatasinya, termasuk asset daerah milik Kabupaten Lampung Selatan yang menjadi bagian dari Kabupaten Pesawaran.

Gagalnya Kabupaten Lamsel meraih predikat opini WTP atas laporan keuangan di tahun 2015 disebabkan penataan aset daerah masih belum terselesaikan.

Pemkab Lampung Selatan jangan terus terbelit dengan persoalan aset daerah yang tak kunjung tuntas, pemkab harus menargetkan tahun 2016 ini urusan aset daerah benar-benar selesai.(ma’i/jef)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Masalah Utang Dua Guru Berkelahi

Radartvnews.com- Gara-gara permasalahan utang piutang pinjaman online, dua guru di SMAN 1 Kedondong, kabupaten Pesawaran adu mulut dan berakhir penganiayaan.

Ketua KPK Sorot Pilkada Lampung

Radartvnews.com- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Firli Bahuri mendatangi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, kamis sore (6/8). Dua agenda...

Bea Cukai Bakar Uang Rp 11 Miliar

Radartvnews.com- Barang bukti hasil operasi penindakan dalam kurun waktu juni 2019 hingga juli 2020 dimusnahkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah...

Beraksi Pagi, Jambret Babak Belur

Radartvnews.com- Rio Irawan (18) warga kemiling, Bandar Lampung yang tertangkap warga menjambret perhiasan di desa sungai langka, kecamatan gedongtataan, Kabuapaten Pesawaran, kamis...

berita terkait lainnya