Sunday, May 31, 2020

Ini Agenda Sebenarnya Gubernur M. Ridho Ficardo Ziarah ke Makam Pahlawan Raden Inten

Most Read

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Hina Bidan, IRT Dikurung Badan

Radartvnews.com - Jaksa penuntut umum, Eka Aftaria mengungkapkan, Sunena, bersalah melakukan perbuatan melawan hukum, sebagaimana Pasal 27...

Fraksi PKB Lampung: Hadapi New Normal, Protokol Kesehatan Ponpes Harus Diperhatikan

Radartvnews.com- Kebijakan new normal yang akan diterapkan pemerintah pusat diharapkan dapat menyelamatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam masa...

Korsleting Lisrik, Gudang Tenda Ludes Terbakar

Radartvnews.com- Gudang penyewaan tenda di Teluk Betungtimur, Bandar Lampung, ludes terbakar, rabu 27 mei 2020.

Daftar Calon Tetap DCT Anggota DPRD Kota Metro

KPU Kota Metro mengumumkan Daftar Caleg Sementara (DCS) Anggota DPRD Kota Metro pada Pemilu Serentak tahun 2019, DCS tersebut...

Pil Penenang Bawa Mahasiswa Ke Meja Hijau

Terdakwa diketahui beranama Kevindra Gunawan, seorang mahasiswa di Bandar Lampung yang merupakan warga Jalan Dewi Sartika, kelurahan Gulak Galik,...

radartvnews.com – Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk melestarikan warisan budaya dan perjuangan Pahlawan Lampung. Salah satu upaya yaitu dijadikannya peringatan wafatnya Raden Intan  II sebagai agenda rutin dalam kelender pariwisata.  Selain itu dilaksanakannya pembangunan/ pemugaran rumah adat guna melestarikan budaya Lampung. Hal itu disampaikan Gubernur ketika menghadiri Peringatan ke-16,0 Wafatnya Raden Intan II, Rabu (16/11/2016) di Lamban Balak Keratuan Darah Putih Kahuripan, Lampung Selatan.

Dalam kesempatan itu Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat Lampung Selatan  dan masyarakat Lampung secara umum untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia dalam meneruskan perjuangan para pendiri Bangsa. “Nilai yang diwariskan oleh Raden Intan menjadi penyemangat untuk berjuang tak kenal menyerah dalam memajukan Provinsi Lampung. Nama Besar Raden Intan II, telah diabadikan menjadi nama Bandar Udara kita. Tahun 2017 Bandara Raden II akan menjadi Bandara Internasional. Sehingga nantinya nama Raden Intan akan mendunia. Mari keteladanan Raden Intan, kita jadikan contoh untuk mempererat persatuan dan kesatuan, ” ajak Gubernur.

Gubernur menambahkan, Lampung Selatan adalah pintu gerbang pulau Sumatera. Saat ini telah berjalan pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar. Dampak positifnya diharapkan akan mempercepat pembangunan di Lampung Selatan. Pemprov mempersiapkan Lampung Selatan sebagai kawasan Industri dan pusat pembangunan destinasi wisata. Lampung Selatan juga telah dijadikan sentra pertanian, sebagai lumbung pangan penghasil padi, jagung, kedelai serta tempat-tempat pengembang budidaya peternakan.
Karo Humas dan Protokol Bayana menjelaskan, dalam acara tersebut Ketua Adat Keratuan Darah Putih Erwin  Sahrial gelar Dalom Kusuma Ratu menyampaikan Permohonan kepada Gubernur untuk membantu pemugaran Rumah Raden Intan II, yang merupakan tempat tinggal selama Raden Intan II memimpin perlawanan masyarakat Lampung melawan kekejaman para penjajah di Lampung.

Sementara itu Raden Mas Saputera Jaya Sampurna selaku keturunan langsung Sultan Banten Maulana Hasanudin menyampaikan masyarakat Banten mendoakan Gubernur Lampung agar senantiasa diberi kemudahan serta kesehatan dalam memajukan Provinsi Lampung.” Sesuai sejarah perjanjian para pendahulu bahwa Lampung dan Banten tidak dapat terpisahkan. Banten dan Lampung bersaudara,” ungkapnya. Acara dihadiri pula Perwakilan Kesultanan Yogyakarta, Tokoh Masyarakat Bugis, Tokoh Masyarakat Solo Jawa Tengah.
Begitupun Wakil Bupati Lampung Selatan, memuji perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung terhadap pertumbuhan dan percepatan pembangunan di Lampung Selatan.

Raden Intan II adalah salah satu pemimpin perjuangan di Lampung yang gugur pada 05 oktober 1856 dalam usia muda 22 tahun.  Pada tahun 1986 Pemerintah Republik Indonesia menganugerahi  Raden Intan II  Gelar Pahlawan Nasional (Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No.082 Tanggal 23 Oktober 1986).

Usai memberikan Sambutan Gubernur meninjau kondisi bangunan Lamban Balak Keratuan yang keseluruhan bangunannya terbuat dari Kayu. Kemudian dilanjutkan  Ziarah ke makam “Raden Intan II” di Dusun Cempaka Desa Gedungharta Kecamatan Penengahan Lampung Selatan. Dan Berdoa dipusara makam Pahlawan Nasional Raden Intan II. (Rls/Min)

post terbaik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Update Covid 19 Lampung 27 Mei: Kasus Positif 118, 2 Meninggal

Radartvnews.com- Jumlah pasien positif covid-19 di Lampung rabu 27 mei 2020 kembali bertambah. Penambahan 2 pasien terkonfirmasi positif covid-19 merupakan pasien nomor...

berita terkait lainnya