Monday, July 13, 2020

Kebut Panen Pedet (Anak Sapi), Pemprov Kerjasama Dengan Kementerian Pertanian Melalui Program Upsus Siwab

Most Read

2 Pembunuh Pelatih Sepakbola Ditangkap di Riau

Radartvnews.com- Kerja keras tim gabungan Satuan Resmob Polres Lampung Timur dalam mengungkap kasus penemuan jasad lelaki di...

Libur Sekolah Diperpanjang Hingga 31 Agustus 2020

Radartvnews.com- Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali memperpanjang massa libur sekolah, dengan mengganti  kegiatan belajar mengajar di rumah. Perpanjangan...

Update Covid-19 di Lampung: Tambah 3, Total Kasus Positif 208

Radartvnews.com- Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung kembali mengalami penambahan kasus. Hingga minggu 12 juli 2020 gusus...

Adik Temukan Kakak Tewas di Dalam Sumur

Radartvnews.com- Penemuan sesosok mayat didalam sebuah sumur, sontak gegerkan  Warga RT 03/LK 01 kelurahan rejosari, Kecamatan Kotabumi,...

Geger, Video Mesum Mirip Sekdes Beredar

radartvnews.com – Video amatir dari rekaman handphone, diduga mirip sekretaris desa di kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, yang digerebek saat...

Sosialisasi Perda, DPRD Habiskan Rp. 40,8 Miliar

Radartvnews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran sebesar 40,8 miliar rupiah untuk program barunya yakni sosialisasi...

radartvnews.com – Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan RI I Ketut Diarmita dengan didampingi oleh Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri melakukan Panen Pedet (Anak Sapi) Hasil Inseminasi Buatan (IB) sebanyak 1.000 ekor di Desa Wonodadi Kecamatan Tanjung Sari Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (15/11/2016).

Dalam sambutannya Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan RI I Ketut Diarmita menjelaskan bahwa Menteri Pertanian Amran Sulaeman telah mencanangkan Upaya Khusus (Upsus) Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB) sebagai salah satu upaya percepatan pencapaian target kelahiran sapi dan kerbau.

Selain Program ini juga merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan asal ternak dan meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus mengejar swasembada sapi pada tahun 2026 sebagaimana yang ditargetkan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Program ini juga telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pertanian RI No 48/ Permentan/ PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting yang selanjutnya lebih dikenal dengan UPSUS SIWAB.

Menurutnya melalui UPSUS SIWAB akan dioptimalkan potensi sapi dan kerbau betina di dalam negeri untuk terus menghasilkan anak dalam rangka menambah populasi ternak nasional. Bahkan pada tahun 2017 mendatang telah ditetapkan 4 Juta Akseptor Sapi dan Kerbau yang akan dilakukan Inseminasi Buatan dengan target ternak bunting sebanyak 3 Juta Ekor, disamping target lainnya yakni menurunkan angka penyakit gangguan reproduksi dan menekan pemotongan sapi produktif.

“Untuk Mendorong Program Upsus Siwab ini Kementerian Pertanian pada tahun 2017 telah menyiapkan anggaran sebesar 1,1 Triliun guna membiayai serangkaian program unggulan percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau bunting yang akan diselenggarakan di seluruh Indonesia”, jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menegaskan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung program Upsus Siwab tersebut. Menurutnya hal tersebut sejalan dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Lampung dalam rangka upaya menjadikan Lampung sebagai Lumbung Ternak Nasional.

Untuk itu pihaknya berharap melalui program unggulan di bidang peternakan tersebut, jajaran Pemerintah baik di Tingkat Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota hingga kecamatan dan desa dapat bersama-sama bersinergi dan berkoordinasi dalam upaya mendukung pelaksanaan program tersebut, sehingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai.

Dalam rangkaian acara ini Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan RI I Ketut Diarmita dan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri juga melakukan demo untuk pelaksanaan IB untuk Gerakan IB di Lampung yang dilakukan terhadap sapi sebanyak 250 ekor serta melakukan peninjauan ke display pedet, peninjauan di kandang sapi koloni milik peternak dengan jumlah 130 ekor dan melihat proses pemanfaatan kotoran sapi menjadi biogas.

Di kunjungan ini turut serta sejumlah Anggota Fokorpimda Provinsi dan Kabupaten Lampung Selatan, pihak akademisi, peternak, stakeholder terkait serta jajaran Kepala SKPD di Lingkungan Kabupaten Lampung Selatan dan Provinsi Lampung. (Rls/Min)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Puluhan Ormas Desak Hentikan RUU HIP

Radartvnews.com- Tolak Racangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) puluhan organisasi masyarakat, yang tergabung dalam forum suara masyarakat lampung bersatu mengelar apel...

Cegah Covid 19, Polwan Patroli di Mal

Radartvnews.com- Dengan menggunakan hoover board, sejumlah personel polwan Satlantas Polresta Bandar Lampung patroli ke pusat perbelanjaan (12/7). Polwan ini...

Kasus DBD Turun, Dinkes Klaim Berhasil

Radartvnews.com- Sejak januari hingga juni 2020 terdapat 748 warga Kota Bandar Lampung yang terjangkit demam berdarah dengue (DBD) dari jumlah itu satu...

Tunggu Terdesak, Rapid Test Massal Dilakukan

Radartvnews.com- Rapid test massal yang rencananya digelar di empat daerah yakni Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah dan Pesawaran hingga kini (12/7)...

berita terkait lainnya