Tuesday, September 28, 2021

DPRD Minta Masyarakat Irit Dalam Penggunaan Cabai

TERBARU

radartvnews.com – Komisi II DPRD Provinsi Lampung meminta para ibu rumah tangga dan pengusaha rumah makan tidak panik terkait naiknya harga cabai, dimana dampak tingginya curah hujan mempengaruhi kualitas tumbuh cabai dan panen ditingkat petani.

Menyikapi tingginya harga cabai di pasaran yang menyentuh level 70 Ribu Rupiah, sekretaris komisi II DPRD Lampung Joko Santoso, Rabu siang menghimbau guna menyiasati harga cabai yang mahal, pengusaha dan ibu rumah tangga, untuk lebih irit dalam penggunaan cabai.

Lantaran memasuki awal Januari kebutuhan cabai ditingkat masyarakat tinggi, tetapi tidak diimbangi ketersediaan.

Operasi pasar terkait cabai sepertinya tidak bisa dilaksanakan karena cabai berbeda dengan Beras, Daging, Gula dan lainnya yang bisa diawetkan serta disimpan lama.

Masyarakat Indonesia sendiri dari karateristiknya lebih menyukai cabai segar yang dikosumsi sebagai bahan baku makanan, sangat berbeda cabai kering yang dipakai Masyarakat Barat.

Pantauan Radar TV, sejumlah pedagang cabai di pasar tugu, pasar pasir gintung dan sejumlah pasar tradisonal lainnya masih menjual cabai. Seperti biasa para pedagang tidak terpengaruhi dengan kenaikan harga cabai ini.(Hen/Jef)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULAR

SEKHDAM : Film Kolaborasi Sineas Lampung Usung Kearifan Lokal

Bandarlampung – Komite Film Dewan Kesenian Lampung (DKL) berkolaborasi dengan puluhan komunitas dan sineas muda memproduksi film bernafaskan kearifan lokal. Ketua Komite Film DKL Dede...

berita terkait lainnya