Friday, August 14, 2020

Sengketa Lahan Register 38, Pemkab Lampung Timur Lepas Tangan Terkait Tuntutan Warga

Most Read

Unila Akui Kesulitan Keuangan, Janji Beri Keringanan Biaya Kuliah

Radartvnews.com- Pihak Rektorat Univeritas Lampung atau UNILA memastikan tengah terbelit masalah keuangan. Selain pemotongan anggaran penyelenggaraan pendidikan...

Oknum Perwira Polda Lampung Diduga Selundupkan Sabu 1 Kilogram

Radartvnews.com- Dalam rilis yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung (13/8), Kepala BNNP Lampung Brigjend Pol...

Pejabat Lampung Gabung Ormas PBL

Radartvnews.com- Gubernur Lampung, Kapolda, Danrem 043 Garuda Hitam, Rektor Unila, Rektor UIN Raden Intan dan Rektor Itera...

Nasir Siap Antar Dendi-Marzuki ke KPU

Radartvnews.com- Kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Pesawaran M.Nasir berjiwa besar meski tak direkomendasikan PDI Perjuangan untuk maju...

Geger Bandara Branti, Kabin Pesawat Citilink Disusupi

Radartvnews.com- Penerbangan pesawat citilink di Bandara Radin Intan II Lampung-Halim Perdanakusuma Jakarta, rabu pagi (12/8) geger. Satu...

Gaji ke 13 Pemprov Lampung Terganjal Kemendagri

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) bersabar, pasalnya Pemprov Lampung belum bisa mencairkan gaji...

radartvnews.com – Polemik sengketa lahan register 38 Gunung Balak, yang menjadi tuntutan warga dari tiga Kecamatan di Lampung Timur, ternyata kurang di respon oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. bahkan Pemkab terkesan lepas tangan, atas penyelesaian terhadap tuntutan dalam aksi demo warga 11 desa yang di gelar  kantor Pemkab Lampung Timur, Senin kemarin.

Wakil Bupati Lampung Timur, Saiful Bukhori, mengatakan, lahan register 38 yang ada di Gunung Balak, merupakan bukan tangung jawab Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, namun kewenangan nya ada Didinas Kehutanan  Provinsi Lampung, dan tangung jawab Pemerintah Pusat, karena lahan tersebut lahan milik Negara.

Bahkan Saiful mengelak persoalan sengketa lahan ini sudah terjadi puluhan tahun lalu sebelum Pemerintahan Lampung Timur  dibawah Chusnunia dan dirinya.

Sementara warga dalam aksi  ribuan warga dari 11 desa yang di gelar di Kantor Pemkab Lampung Timur Senin kemarin, menuntut atas lahan register seluas 22 ribu hektar, yang kini sudah menjadi perkampungan, agar dapat di kembalikan  sebagai Hutan Lindung, dan meminta agar sebagian lahan register  yang kini di garap warga lain itu, dapat di jadikan lahan perladangan untuk warga dari  11 desa ini.

Berita Lainnya  Kejar Target, Walikota Metro Tanam Padi

Warga pun meminta agar Pemkab Lampung Timur dapat  lebih memperhatikan nasib warga asli Lampung, yang kini dipingirkan.

Perlu Diketahui Sengketa Lahan Register 38 Seluas 22 Ribu Hektar Di Gunung Balak Di Tiga Kecamatan di Lampung Timur yang kini menjadi perebutan. di duga akibat Lambannya Pemerintah dalam menyelesaikan persoalan  ini.  Pasalnya Polemik sengketa lahan milik Negara itu sudah terjadi sejak 37 tahun lalu. (Sya/Jef)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Berita Lainnya  Kejar Target, Walikota Metro Tanam Padi

Tambah 7 Kasus Baru, Jumlah Positif Jadi 327 di Lampung

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Lampung terus bertambah. Data dari satuan tugas  covid-19 Lampung mencatat ada 7 kasus baru pada...

Usai Musda, 40 Kader Golkar Test Swab

Radartvnews.com- Pasca Musda Partai Golkar ke-X Lampung Utara, sebanyak 40 kader jalani swab test. Ini dilakukan setelah salah satu kader terkonfirmasi covid-19.

Nestapa Membelit di Perumahan Elit (News Trending Seg3)

Nestapa Membelit di Perumahan Elit Kesewenang-wenangan PT Citra Lestari Indah Perkasa penyedia keamanan perumahan mewah Villa Citra Bandarlampung menuai sorotan. Puluhan tenaga keamanan yang telah...

berita terkait lainnya