Wednesday, November 25, 2020

Tolak Beli Singkong, Petani Protes Pabrik Tapioka

Most Read

Nanang Terima Proyek Rp 10 Miliar

radartvnews.com- Sidang lanjutan fee proyek infrastruktur Lampung Selatan dengan terdakwa Bupati Nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan  menghadirkan sejumlah saksi. Terungkap...

Pidato Prabowo Subianto Menuju Indonesia Menang

radartvnews.com- Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan visi dan misi nya di depan ribuan relawan dan simpatisan...

Arinal Djunaidi: Libur Akhir Tahun Dihapus, Potensi Klaster Covid-19

Radartvnews.com- Belajar dari libur panjang beberapa waktu lalu yang menujukan peningkatan jumlah pasien positif Covid-19, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi...

Lampung Gempa, Anak Krakatau Menyusut

radartvnews.com- Gempa bumi tektonik berkekuatan 3.5 SR yang terletak dikoordinat 5.36 ls dan 104.10 BT tepatnya di darat pada...

Survey LRC Nasir–Naldi Ungguli Dendi-Marzuki di 7 Kecamatan

Radartvnews.com- Elektabilitas calon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran nomor urut 1 M.Nasir - Naldi Rinara mengungguli pasangan nomor urut...

Teror Covid 19, Rektorat Unila Tutup dan Mapolda Lampung Santai

Radartvnews.com- Untuk memutus penyebaran Covid 19 di Unila 75 persen pegawai  di wajibkan bekerja di rumah. Diketahui, Rektor Karomani...

radartvnews.com – Sudah jatuh tertimpa tangga, inilah yang di alami para petani singong di Lampung Timur. Betapa tidak, belum genap tiga bulan, baru saja melakukan kesepakatan  antara pihak perusahaan, petani bersama Pemkab Lampung Timur, terkait kenaikan harga singkong.

Sepertinya hanya isapan jempol, tanpa alasan yang jelas pabrik pengolahan tapioka, yakni PT Tapioka Muara Jaya,  PT Florindo Makmur, PT Sorini Angro Asia, PT Itara Rukun Sentosa Muara Jaya, serta PT Bejaya Tapioka Indonesia, sengaja tutup, bahkan enggan melakukan pembelian singkong para petani di Lampung Timur.

Dan kini akibat ulah perusahaan itu, para petani singkong di Lampung Timur, selain merugi ratusan juta rupiah, mereka pun kecewa atas janji manis Bupati Lampung Timur, untuk memperjuangan nasib para petani singong di Lampung Timur.

Sementara menangapi hal itu, Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung Timur, menilai Pemkab Lampung Timur terkesan lamban bahkan tidak tanggap dalam meyikapi persoalan itu, padahal belum Pemerintah Lampung Timur, petani dan perusahaan sudah melakukan kesepakatan.

Ironisnya, walaupun kini nasib petani singkong makin menderita, namun sayangnya, Pemkab Lampung Timur, sepertinya tak menggubris persoalan tersebut bahkan terkesan tutup mata.(Bow/Sya)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Metro Hotel School Tempati Gedung Baru

Radartvnews.com- Metro Hotel School (MHS) menempati gedung baru (25/11). Jika sebelumnya MHS berada di Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung kini gedung perkuliahan pindah di komplek...

berita terkait lainnya