Scroll untuk membaca artikel
Bandarlampung

Dari Ayam Hingga Angkot Picu Deflasi Kota

0
×

Dari Ayam Hingga Angkot Picu Deflasi Kota

Share this article
Dari Ayam Hingga Angkot Picu Deflasi Kota
Dari Ayam Hingga Angkot Picu Deflasi Kota

radartvnews.com – Perkembangan harga berbagai komoditi pada bulan Juli 2017 secara umum mengalami penurunan. Berdasarkan hasil pemantauan harga oleh BPS, pada bulan ini terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen dari 130,62 pada bulan Juni 2017 menjadi 130,50 pada Juli 2017.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum mengatakan Ada 10  komoditi yang memberikan andil deflasi terbesar selama bulan Juli 2017.

Diantaranya angkutan antar kota dengan andil sebesar 0,25 persen, cabai merah 0,19 persen, bawang putih 0,16 persen, bawang merah 0,04 persen, ayam hidup 0,02 persen dan beberapa komoditi lain.

Baca Juga :   Hari Rabies Sedunia : Besok, Ada Suntik Rabies Gratis di Taman UMKM Bandarlampung

Pada Juli 2017 dua kelompok pengeluaran memberikan andil dalam pembentukan deflasi yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,17 persen dan kelompok transpor komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,19 persen.

Sebaliknya 4 kelompok memberikan andil inflasi yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,09 persen, kelompok perumahan, listrik air gas & bahan bakar sebesar 0,08 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,02 persen dan kelompok pendidikan rekreasi dan olahraga sebesar 0,08 persen. Sementara kelompok sandang tidak memberikan andil inflasi maupun deflasi.

Baca Juga :   Ratusan Hewan Di Lampung Ikuti Suntik Rabies, Simak Ciri-Ciri Hewan Terjangkit Rabies

Yeane menyebut deflasi Kota Bandar Lampung menempati peringkat ke-62 dari 82 kota yang diamati perkembangan harganya.  Dari 82 kota 59 kota mengalami inflasi dan 23 kota mengalami deflasi. (liz/rie)