Tuesday, August 4, 2020

Rontok, Pansus Tanah Sekarat

Most Read

Ngaku Dapat Perintah PBB, Warga Kotabumi Bakar Bendera

Radartvnews.com- Akun media sosial facebook yang bernama Maisy Van Den Hock mendadadak viralsetelah dirinya mengunggah video pembakaran...

Yakin PDIP Berikan Rekom, Kader Pasang Banner Nasir-Naldi

Radartvnews.com- Semangat kader PDI Perjuangan tak surut dalam mendukung M.Nasir untuk maju dalam pilkada desember 2020.

Pria Kepergok Keluarkan Alat Kelamin

Radartvnews.com- Rekaman kamera pengintai cctv yang menunujukan seorang pria mengeluarkan laat kelamin ramai menjadi pembicaraan warga net....

Pemprov Lampung Rolling 9 Pejabat

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melakukan rolling dan pelantikan pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Pemerintah...

Pergub New Normal Diterapkan, Masyarakat Harus Sadar

Radartvnews.com- Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 45 tahun 2020 tentang pedoman kehidupan baru atau new normal ditengah pandemi...

Positif Covid-19 di Pesisir Barat Meledak, Total 297 Kasus

Radartvnews.com- Jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung mengalami penambahan signifikan. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga 3...

radartvnews.com- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, kedatangan empat orang anggota DPRD kabupaten Tulang Bawang (13/9).

Keempat orang ini merupakan anggota panitia khusus penyelesaian sengketa tanah yang melibatkan perusahaan besar di kabupaten Tulang Bawang.

Kedatangan pansus ini diterima oleh seketaris komisi I Bambang Suryadi, empat orang anggota pansus yang terdiri dari Novi Marzani yang bertindak sebagai ketua pansus dan tiga anggota pansus masing  – masing  Mustafa Kamal, Sondang Rajaguguk dan Maryoto.

Pansus meminta dukungan komisi satu DPRD Provinsi Lampung agar dapat terus berkerja menyelesaikan laporan masyarakat terkait sengketa tanah yang terjadi.

Komisi I akan kembali melakukan pemanggilan perusahaan yang dan pemerintah daerah kabupaten Tulang Bawang. Jika pihak perusaahn mangkir pansus diharapkan melaporkan masalah ini ke  kepolisian.

Diketahui, masalh ini bermula dari laporan masyarakat kecamatan denteteladas dan gedung meneng, masyarakat kesulitan untuk membuat sertifikat tanahnya sendiri dengan alasan tanah tersebut Hak Guna Usahanya dimiliki oleh Sugar Grup Companies (SGC). (wok/sep)

 

berita pilihan

berita terbaru

Perbaiki Antena, Kakak Adik Tewas Kesetrum

Radartvnews.com- Dua kakak beradik di kecamatan kotabumi selatan, Lampung Utara tewas tersengat listrik, minggu malam (2/8). Petugas kepolisian Polres...

Diusung Golkar, Adipati Optimis Menang Pilkada

Radartvnews.com- Saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke V Partai Golkar, senin siang (3/8) kedatangan Raden Adipati Surya dan Edward Antony langsung disambut...

Teriakan Warga, Selamatkan 1 Keluarga Dari Api

Radartvnews.com- Warga jalan jendral suprapto, gang bintara II, kelurahan pelita,  enggal, Bandar Lampung mendadak heboh, senin dini hari sekira pukul 03:00 WIB....

Ngaku Dapat Perintah PBB, Warga Kotabumi Bakar Bendera

Radartvnews.com- Akun media sosial facebook yang bernama Maisy Van Den Hock mendadadak viralsetelah dirinya mengunggah video pembakaran bendera. Tidak hanya itu, bahkan...

berita terkait lainnya