Thursday, July 9, 2020

Kurang Sosialisasi, Pedagang Tetap Jual Beras Khusus

Most Read

Bupati Pesawaran Diminta Buka Tembok Penutup Jalan

Radartvnews.com- Berurai air mata, puluhan warga desa sidodadi Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyambangi kantor Bupati Pesawaran...

Jerat Syahwat Petugas PPA, Pola Rekrutmen P2TP2A Bobrok

Radartvnews.com- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung selaku dinas yang menaungi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan...

OTT ASN, Polda Lampung Sita Dokumen Dari Inspektorat Lampung Timur

Radartvnews.com- Empat angota  Subdit Tipikor Dirkrimsus Polda Lampung mendatangi Kantor Inspektorat Lampung Timur, senin sore (6/7). Dengan...

Honor Guru Rp 5,9 Miliar, Per bulan Terima Rp200.000

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung memberikan bantuan bagi guru honor murni...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

ASN Inspektorat Peras Kades Program PTSL

Radartvnews.com- Polda Lampung membenarkan, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung Timur 4 juli 2020. Dalam OTT...

radartvnews.com- Keberadaan beras khusus  seperti  ketan dan beras merah  masih beredar luas dipasar tradisional Bandar Lampung. Dari pantauan di kios penjual beras di pasar tugu , rabu siang (25/10) beras ketan dan beras merah masih banyak dijumpai . Meski pemerintah melaluui Dinas Perdagangan telah melakukan pelarangan penjualan sampai batas waktu yang ditentukan.

Larangan menjual dilakukan karena banyak pedagang menjual beras khusus diatas  harga eceran tertinggi  (HET). Saat ini untuk beras khusus diperlukan beberapa perizinan yang harus dilengkapi oleh pedagang diantaranya  perizinan dari kementerian hukum dan HAM serta memiliki surat dari lembaga sertifikasi produk (LSPRO).

Sejumlah pedagang mengaku belum mengetahui peraturan ini , serta kurangnya soialisasi dari Dinas Perdagangan terkait penarikan beras khusus tersebut.

Hari salah satu pedagang di pasar tugu Bandar Lampung mengatakan, dirinya tidak mengetahui peraturan yang telah ditetapkan. “ saya nggak tau kalau ada larang dari pemerintah,” ujar hari (25/10).

Pedagang lainya rusmini berpendapat, pemerintah tidak melakukan sosialisasi terlebih dahulu sehingga banyak pedagang tidak tahu peraturan ini .  Saat ini harga beras ketan putih dipasaran dijual Rp 18000/kilo, beras ketan hitam Rp 17000/kilo, beras merah dijual Rp10000-Rp15000/kilo.(lih/sep)

 

berita pilihan

berita terbaru

Bom Waktu Limbah Corona (News Trending Seg2)

Bom Waktu Limbah Medis Corona Terlalu prematur mengidentifikasi pola Covid-19 segera berakhir. Ancaman gelombang kedua sewaktu-waktu datang sebagai risiko dari pelonggaran karantina dan penerapan...

Bom Waktu Limbah Corona (News Trending Seg1)

Terlalu prematur mengidentifikasi pola Covid-19 segera berakhir. Ancaman gelombang kedua sewaktu-waktu datang sebagai risiko dari pelonggaran karantina dan penerapan kenormalan baru. Pasien...

Bupati Pesawaran Diminta Buka Tembok Penutup Jalan

Radartvnews.com- Berurai air mata, puluhan warga desa sidodadi Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyambangi kantor Bupati Pesawaran (7/7). Puluhan...

Jerat Syahwat Petugas PPA, Pola Rekrutmen P2TP2A Bobrok

Radartvnews.com- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung selaku dinas yang menaungi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di...

berita terkait lainnya