Sunday, June 7, 2020

Gubernur Minta Hutan Dijaga dan Dilestarikan dengan Jaga Cadangan Air

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

Animo Tinggi, DPRD Provinsi Lampung Desak Rapid Test Dipercepat

Radartvnews.com – Tingginya animo masyarakat untuk mengikuti rapid test covid-19 berdampak membludagnya antrean di kantor Dinas Kesehatan Provinsi...

New Normal, Pariwisata Lampung Berbenah

Radartvnews.com- Pemerintah resmi menerapkan New Normal sebagai sarana mengatasi terpuruknya ekonomi dampak covid 19. Berbagai sektor yang...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Update Covid-19 di Lampung: Kasus Positif 141, Sembuh 92

Radartvnews.com- Jumlah kasus positif covid-19 di Provinsi Lampung kembali mengalami penambahan, hingga jumat 5 juni 2020 terdapat...

Bawa Senpi dan Sabu Oknum Polisi Diciduk

Radartvnews.Com- Tim Khusus Anti Bandit Tekab 308 Polresta Bandar Lampung mengamankan seorang oknum polisi karena kepemilikan senjata...


radartvnews.com– Gubernur Muhammad Ridho Ficardo berpesan agar hutan Lampung dijaga dan dilestarikan karena memengaruhi cadangan air waduk pertanian. Hutan di Provinsi Lampung, ujar Gubernur, 28,45% dari luas daratan Lampung. Namun sekitar 50% kondisinya dalam keadaan rusak. Untuk mengantisipasi itu, Gubernur melakukan konsolidasi para pemangku kehutanan Lampung dengan memantapkan sinergi seluruh unsur kesatuan pengelolaan hutan (KPH). Tujuannya untuk melestarikan hutan serta pemanfaatan hutan bagi kesejahteraan masyarakat Lampung. “Lampung akan memiliki waduk baru, tetapi yang dikhawatirkan ketika waduk telah jadi dan keren, namun tidak ada airnya. Waduk tidak akan ada gunanya apabila tidak memiliki air, oleh karenanya sudah menjadi tugas dan tanggung jawab para rimbawan dan mitra KPH untuk menjaganya. Untuk itu,  saya berterima kasih kepada bapak semua, sehingga pertanian Lampung mampu meningkat dan menempatkan Lampung pada peringkat 4 (empat) surplus beras secara nasional,” kata Gubernur, dalam Acara Temu Mitra Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan Rimbawan Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jum’at (15/12/2017).

Dengan menjaga hutan, jelas Gubernur Ridho, akan berdampak pada salah satu program strategis Lampung yakni ketahanan pangan. Sejauh ini, Lampung dinilai berhasil dan menorehkan prestasi dalam ketahanan pangan, bahkan mampu menjadi pemasok beras di sejumlah daerah di Sumatera. 

Provinsi Lampung memang khas dibanding Provinsi lain karena memiliki lokasi yang sangat strategis dan menjadi gerbang pulau sumatera. Lampung juga menjadi salah satu ujung tombak pertanian dengan didukung keberadaan hutannya. “Kita harus menjadi contoh bagi Provinsi lain terkait keberadaan hutan ditengah-tengah masyarakat modern. Untuk itu, saya mengumpulkan bapak semua dalam acara ini untuk meningkatkan sinergitas dalam menjaga kelestarian hutan serta pemanfaatan hutan untuk kesejahteraan masyarakat Lampung,” kata Gubernur Ridho.
Dalam kepeduliannya, Gubernur Ridho menyerahkan honorarium (2 bulan) sebesar Rp500 juta kepada 1000 orang mitra kesatuan pengelolaan hutan (KPH) Se-Provinsi Lampung dan biaya operasional penyuluh kehutanan sekitar Rp78 juta untuk 137 orang koordinator penyuluh KPH Se-Provinsi Lampung. Dana ini bersumber dari APBD (sebesar Rp250 ribu) dan dana APBN (Rp370 ribu).
“Karena menjaga hutan merupakan bagian yang fundamental dari program strategis. Oleh karenanya, saya merasa bahagia dan bangga karena mampu bertemu secara langsung dengan para mitra PKH dan rimbawan Se-Provinsi Lampung,” kata Ridho. 
Selain kepedulian dalam bentuk honorarium, Gubernur juga meningkatkan sarana dan prasana kerja. “Pemerintah Provinsi Lampung terus meningkatkan sarana dan prasarana di lokasi kerja dalam mendukung para rimbawan dan mitra KPH. Dan diharapkan Anda menjadi mitra untuk bersama menjaga wilayah hutan, melestarikan hutan dan mengambil manfaat dari kelestarian hutan tersebut. Serta mampu mengajak generasi muda dan masyarakat lainnya untuk turut serta dalam menjaga hutan,” harap Ridho. 
Hal senada disampaikan Kadis Kehutanan Provinsi Lampung, Syaiful Bachri,  bahwa Gubernur Ridho memiliki perhatian khusus melalui visi misinya dalam mensejahterakan masyarakat,  dengan tetap menjaga fungsi hutan agar menjadi sumber daya yang lestari. “Gubernur Ridho juga terus memberikan perhatiannya terhadap kelestarian hutan dengan memberikan bantuan kepada mitra KPH dan rimbawan,  serta dengan meningkatkan sarana dan prasarana seperti meja dan kursi dilokasi kerja para mitra KPH,” jelas Syaiful. 
Adanya kerusakan hutan Lampung, ujar Syaiful, adalah menjadi tugas Dinas Kehutanan untuk mengantisipasi. “Kita mempertahankan yang masih baik,  namun cukup berat dalam memulihkan yang telah rusak. Ada banyak penyebab kerusakan hutan seperti pemotongan liar, pengelolaan oleh masyarakat yang kurang sesuai dalam menjaga hutan tetap lesatari,” terangnya. Syaiful menjelaskan apabila hutan mampu dikelola dengan arif dan bijaksana, maka akan bermanfaat dan memiliki potensi yang besar. “Untuk itu dibutuhkan sinergi yang tinggi baik dari dinas kehutanan, mitra PKH dan rimawan, sehingga hutan mampu membawa kesejahteraan ekonomi masyarakat dan hutan tetap terjaga,” jelasnya.  (Rls/Jf)

post terbaik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Bawa Senpi dan Sabu Oknum Polisi Diciduk

Radartvnews.Com- Tim Khusus Anti Bandit Tekab 308 Polresta Bandar Lampung mengamankan seorang oknum polisi karena kepemilikan senjata api rakitan dan sabu.

Program Dihapus, Anggaran Pilkada Tetap

Radartvnews.com- Pemkot Bandar Lampung, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sepakat  anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang akan...

Petani Cabai Diujung Tanduk

Radartvnews.com- Nasib sejumlah petani  cabai di rejomulyo, Metro Selatan, Kota Metro berada di ujung tanduk. Pasalnya, harga cabai merah...

berita terkait lainnya