Wednesday, February 19, 2020

2018, Produksi Padi Lampung Ditarget 4,45 Juta Ton

Must Read

Besok Jilid I Diumumkan, Rekomendasi Lima Paslon PDIP Mencuat

Radartvnews.com- PDI Perjuangan akan mengumumkan 48 pasangan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah gelombang 1 di Pilkada...

Pengusaha Katering dan Oknum Polisi Digerebek

radartvnews.com- Diduga berbuat mesum, oknum anggota Polres Lampung Barat & istri seorang pengusaha katering di kota Metro,...

Dituduh Culik, Kerabat Pemulung Menuntut

Radartvnews.com- Irawati pemulung yang menjadi viral setelah dituduh hendak menculik seorang anak di jalan dosomuko, kampung sawah brebes, Tanjung...

Jual Beli Jabatan Intai Tujuh Dinas

Radartvnews.com- Adanya tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang saat ini dijabat oleh Pelaksana...

Dituduh Penculik, Pemulung Nyaris Dihakimi Massa

Radartvnews.com- Dituduh akan melakukan penculikan anak, seorang  pemulung rongsokan di Bandar Lampung nyaris jadi bulan-bulanan warga.

radartvnews.com-Pemerintah provinsi lampung menargetkan tahun 2018 produksi padi bisa mencapai 4,45 juta ton gabah kering giling. Untuk mencapai target, pemprov lampung juga memperluas sawah hingga 10.000 hektare selama tahun 2017 lalu. Saat ini luas total sawah di lampung mencapai 400.868 hektare dengan kondisi luas sawah dilampung pemprov optimis target produksi padi bisa tercapai bahkan bisa melebihi target.

 

Produksi padi di provinsi lampung pada tahun 2017 lalu mencapai 4,3 juta ton gabah kering giling. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2016 yang berhasil memproduksi sebanyak 4,02 juta ton.

 

Pada tahun 2018, pemerintah menargetkan produksi padi bisa mencapai 4,45 juta ton gabah kring giling. Untuk mencapai target, pemerintah provinsi lampung memperluas sawah hingga 10.000 hektare selama tahun 2017 lalu.

 

“Luas total sawah di lampung saat ini mencapai 400.868 hektare, dengan rincian 194 .000 hektare sawah irigasi dan 205.000 sawah non irigasi. Luasnya sawah di provinsi lampung membuat pemprov optimis bila target produksi padi 4,45 juta ton itu bisa tercapai bahkan bisa melebihi target” Ungkap Plt Sekda Provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis.

Berita Lainnya  145 Orang Meninggal, JTTS Dievaluasi

 

Sementara kepala dinas tanaman pangan dan hortikultura provinsi lampung Edi Yanto menambahkan pada tahun 2018 dirinya optimis produksi padi bisa lebih tinggi dari target. Disamping itu, pihaknya juga  menargetkan  3,29 juta pipihan kering jagung dan 199 ribu ton biji kering kedelai. “ Kami optimis produksi padi tahun ini akan lebih tinggi dengan target 3,29 juta pipihan jagung dan 199 ton biji kering kedelai’ Ujar Edi.

 

Edi menambahkan lampung juga memiliki lahan pertanian bukan sawah dengan luas 2,24 juta hektare. Lahan ini terdiri dari lahan perkebunan, ladang, hutan rakyat,  pengembalaan,  hutan negara dan lahan tidur. Dengan luasnya lahan ini bukan tidak mungkin lampung bisa swasembada pangan. (Lih/JF)

BACA JUGA

Latest News

Pengusaha Katering dan Oknum Polisi Digerebek

radartvnews.com- Diduga berbuat mesum, oknum anggota Polres Lampung Barat & istri seorang pengusaha katering di kota Metro,...

SPAM April di 3 Kecamatan, 5 Kecamatan Ditunda

Radartvnews.com- Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Sitem Penyedia Air Minum (SPAM), baru bisa dinikmati dibulan april 2020. Dari delapan kecamatan di Bandar...

Buruh Tani Tewas Bersimbah Darah

Radartvnews.com- Warga dusun sukarame  desa haduyang  natar, Lampung Selatan sekitar pukul 10:00 WIB (18/2) geger  atas  ditemukan mayat dalam keadan tertelungkup tidak jauh dari parbik...

Kemendes Sindir Pemprov, Pengelolaan dana desa ’ambyar’

Radartvnews.com- Meski Pemerintah Provinsi Lampung terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat untuk melaksanakan berbagai bentuk dan program dalam mendorong percepatan pembangunan kawasan pedesaan namun nyatanya belum...

Besok Jilid I Diumumkan, Rekomendasi Lima Paslon PDIP Mencuat

Radartvnews.com- PDI Perjuangan akan mengumumkan 48 pasangan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah gelombang 1 di Pilkada serentak 2020.

More Articles Like This