Thursday, October 22, 2020

Dugaan Boikot, Produk Unilever Menghilang

Most Read

Istri Terpapar Covid-19, Kadishub Diisolasi dan Kantor Dishub Pesawaran Tutup 14 Hari

Radartvnews.com-Pemkab Pesawaran akan meliburkan aktifitas perkantoran di Dinas Perhubungan setempat selama 14 hari terhitung mulai senin 19 oktober 2020. Sekretaris...

SDM Hambat Pengembangan Wisata di Lampung

Radartvnews.com- Untuk memberikan informasi kepada wisatawan baik lokal maupun mancanegara tentang agenda pariwisata tahun 2020, Pemerintah Provinsi...

Daring Diperpanjang 3 Januari 2021

Radartvnews.com- Pemkot Bandar Lampung memperpanjang belajar di rumah hingga 3 januari 2021 mendatang. Surat Edaran Walikota Nomor 420 / 1263...

Tiga Bocah SD Tenggelam di Waduk Kardoyo

Radartvnews.com- Tiga bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar di Bandar Lampung tewas akibat tenggelam waduk...

Lampung Sisakan 1 Daerah Zona Hijau Covid-19

Radartvnews.com- Dinas Kesehatan Provinsi Lampung kembali menetapkan (21/10) kota Bandar Lampung menjadi zona merah covid-19. Dari 15 Kabupaten/Kota di Lampung,...

Velg Mobil Hilang, Warga Telukbetung Dipaksa Kencingi Al-Quran

Radartvnews.com- Dua warga Telukbetung Selatan, diperiksa Satreskrim Polresta Bandar Lampung (20/10) karena memaksa warga bersumpah dengan mengencingi dan membakar ...

radartvnews.com- Sejumlah pedagang di Bandar Lampung mengeluhkan sulitnya mendapatkan produk-produk dari PT.Unilever Indonesia. Berdasarkan  pantauan disejumlah toko grosir dan eceran di Bandar Lampung kelangkaan ini terjadi sejak sepekan terakhir.

Salah satu pedagang grosir di pasar tugu Bandar Lampung Rani mengaku akibat kelangkaan tersebut hampir seluruh produk keluaran unilever mengalami kenaikkan sebesar Rp 5000 / kardus.

“kelangkaan produk tersebut sudah terjadi sejak akhir tahun 2017 lalu,” kata Rani.

Kelangkaan ini disinyalir akibat pengalihan distributor produk unilever di Lampung.

“untuk memenuhi permintaan konsumen yang cukup tinggi akan produk-produk unilever tersebut harus berkeliling mencari agen yang masih memiliki stok lama,” Imbuh Rani.

Hal senada juga disampaikan Koko pemilik toko grosiran di pasar pasir gintung Bandar Lampung, kelangkaan ini disebabkan karena perpindahan distributor unilever.

“saat ini saya tidak memiliki stok dan menghabiskan produk unilever yang lama,” kata Koko.

Beberapa produk unilever yang dijual langka saat ini diantaranya shampo, sabun cuci piring, pewangi pakaian, pasta gigi, sabun mandi dan lain-lain.(liz/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Maklumat Kammi Lampung Rapor Merah Jokowi-Ma’ruf Amin

Radartvnews.com- Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Lampung mengelar aksi teatrikal mengevaluasi 1 tahun kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf, Rabu 21 oktober 2020. Dengan memakai topeng wajah Presiden...

berita terkait lainnya