Sunday, June 7, 2020

Kadiskes Korup Minta Ringankan Hukuman

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

Animo Tinggi, DPRD Provinsi Lampung Desak Rapid Test Dipercepat

Radartvnews.com – Tingginya animo masyarakat untuk mengikuti rapid test covid-19 berdampak membludagnya antrean di kantor Dinas Kesehatan Provinsi...

New Normal, Pariwisata Lampung Berbenah

Radartvnews.com- Pemerintah resmi menerapkan New Normal sebagai sarana mengatasi terpuruknya ekonomi dampak covid 19. Berbagai sektor yang...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Update Covid-19 di Lampung: Kasus Positif 141, Sembuh 92

Radartvnews.com- Jumlah kasus positif covid-19 di Provinsi Lampung kembali mengalami penambahan, hingga jumat 5 juni 2020 terdapat...

Bawa Senpi dan Sabu Oknum Polisi Diciduk

Radartvnews.Com- Tim Khusus Anti Bandit Tekab 308 Polresta Bandar Lampung mengamankan seorang oknum polisi karena kepemilikan senjata...

radartvnews.com- Kepala Dinas kesehatan kabupaten lampung timur nonaktif Evi Darwati dituntut selama 22 bulan penjara bersama rekannya staf pelayanan dinas kesehatan lampung Renny Andriyani selama 18 bulan penjara. Menurut jaksa kedua terdakwa terbukti bersalah merugikan negara sebesar Rp 48.000.000,-. Atas tuntutan ini terdakwa meminta kepada majelis hakim untuk meringakan hukumannya.

 

Sidik effendi penasihat hukum terdakwa Evi Darwati mengatakan pihaknya meminta kepada majelis hakim membebaskan kliennya dari segala tuduhan jaksa penuntut hukum. Pihaknya mengklaim kliennya tidak bersalah karena hanya menerima hadiah. “ Ya itu klien kami hanya menerima hadiah, tidak ada unsur mau melakukan korupsi” ujar Sidik.

 

Menurut jaksa, kedua terdakwa terbukti bersalah merugikan negara sebesar Rp. 48.000.000,-  yang terungkap dalam persidangan pengadilan tipikor Tanjung Karang. “Itu sudah diungkap di persidangan dan terdakwa memang benar melakukan tindak pidana korupsi” ujar Lutfi.

 

Sebelumnya dalam persidangan yang beragendakan tuntutan, jaksa Lutfi menuntut terdakwa Evi Darwati selama 1 tahun 10 bulan penjara. sedangkan staf pelayanan kesehatan  di Dinas Kesehatan Lampung Timur Renny andriyani dituntut selama 1 tahun dan 6 bulan penjara. (Ad/Rn/ JF)

post terbaik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Bawa Senpi dan Sabu Oknum Polisi Diciduk

Radartvnews.Com- Tim Khusus Anti Bandit Tekab 308 Polresta Bandar Lampung mengamankan seorang oknum polisi karena kepemilikan senjata api rakitan dan sabu.

Program Dihapus, Anggaran Pilkada Tetap

Radartvnews.com- Pemkot Bandar Lampung, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sepakat  anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang akan...

Petani Cabai Diujung Tanduk

Radartvnews.com- Nasib sejumlah petani  cabai di rejomulyo, Metro Selatan, Kota Metro berada di ujung tanduk. Pasalnya, harga cabai merah...

berita terkait lainnya