Thursday, June 4, 2020

Pemprov Lampung MoU Produk Unggulan dengan 33 Provinsi

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Update Covid-19 3 Juni 2020: Kasus Positif Tetap 136, Sembuh Jadi 83

Radartvnews.com- Jumlah kasus pasien positif covid-19 di Provinsi Lampung rabu 3 juni 2020 tak mengalami peningkatan. Kasus...

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal...

Mobil Pengangkut Sapi Selundupkan Sabu 1 Kilogram

Radartvnews.com- Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu ke pulau jawa. Untuk mengelabui...

radartvnews.com-Pemerintah Provinsi Lampung melakukan Mou (Memorandum of Understanding) dengan 33 Provinsi seluruh Indonesia untuk mewujudkan kelancaran arus informasi dan distribusi komoditas produk unggulan dalam rangka mendukung terpenuhinya kebutuhan masing-masing daerah.  Penandatanganan MOU tersebut dihadiri Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hery Suliyanto,  Kepala Dinas Perdagangan Ferynia dan Kepala Biro Otonomi Daerah Provinsi Lampung Chandri. Acara berlangsung di Ballroom Hotel Trans Luxury, Jl. Gatot Subroto No. 289 Bandung Jawa Barat, Kamis (22/2/2018).

Mou ini dilakukan saat berlangsungnya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), dengan tema “Kerjasama Perdagangan Antardaerah Untuk Penguatan Ekonomi Nasional” yang dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo tadi malam. Acara hari ini (22/2/2018) dilanjutkan dengan pemaparan dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Dalam Negeri. 

Adapun tujuan MoU ini adalah sebagai upaya peningkatan nilai transaksi perdagangan komoditas dan produk unggulan antar Daerah dan akselerasi pertumbuhan ekonomi, serta mengurangi kesenjangan antar Provinsi.

 

Ruang lingkup kesepakatan bersama ini adalah menjalankan fungsi pertukaran informasi komoditas dan produk unggulan perdagangan dan peningkatan nilai transaksi perdagangan, meliputi Pertanian; Perkebunan; Peternakan; Perikanan; Industri; Kehutanan; Pertambangan; dan Ekonomi Kreatif. Setiap Provinsi sepakat untuk memenuhi ketersediaan dan kebutuhan komoditas dan produk unggulan serta  memfasilitasi dan memediasi kerjasama perdagangan komoditas dan produk unggulan antardaerah. 

Selain melakukan MoU, dalam rakernas juga terungkap sampai dengan tahun 2018, dari 34 Provinsi terdapat 4 Provinsi yang sudah menyusun rencana Pembangunan Industri Provinsi  (RPIP), bahkan sudah diperdakan. Keempat Provinsi itu yakni Lampung, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, dan Kalimantan Barat. Rakernas juga mengungkap dari 119 Kabupaten/Kota terdapat 2 Kabupaten yang sudah menyusun Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota sudah diperdakan, yaitu Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Sanggau. Hal itu disampaikan oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia saat paparan dengan topik “Menemukan Format Perdagangan antar daerah Untuk Memperkuat Ekonomi Nasional”. 

Ketua APPSI Syahrul Yasin Limpo menyampaikan pentingnya penguatan perdagangan antar daerah di Indonesia. “Salah satu manfaatnya adalah dapat mengurangi ketergantungan pada impor,” ujarnya. Syahrul menilai harus ada optimalisasi perdagangan antardaerah, agar bisa mengurangi ketergantungan pada impor. 
Presiden Republik Indonesia Jokowi dijadwalkan hadir memberikan pengarahan kepada seluruh Gubernur yang menjadi anggota APPSI. (Humas Prov)

post terbaik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi Rp8000 perkilogramnya, kondisi ini memepersulit...

Korban Melawan, Begal Gagal Beraksi

Radartvnews.com- Kawanan begal kembali beraksi di Lampung Utara, Nursali warga panaragan jaya, kabupaten Tulang Bawangbarat menjadi korban pembegalan, senin malam (1/6).

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal ditengah pandemi covid-19. Dari 102...

berita terkait lainnya