Thursday, June 4, 2020

Tidak Higienis, 540 Pasar di Lampung Belum SNI

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi...

Update Covid-19 3 Juni 2020: Kasus Positif Tetap 136, Sembuh Jadi 83

Radartvnews.com- Jumlah kasus pasien positif covid-19 di Provinsi Lampung rabu 3 juni 2020 tak mengalami peningkatan. Kasus...

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal...

Mobil Pengangkut Sapi Selundupkan Sabu 1 Kilogram

Radartvnews.com- Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu ke pulau jawa. Untuk mengelabui...

radartvnews.com- Sebanyak 540 pasar rakyat di Provinsi Lampung belum memiliki Sertifikat Standar Nasional Indonesia ( SNI ). Pemprov Lampung meminta instansi terkait seperti Kementerian Perdagangan RI bisa menciptakan pasar rakyat dengan kondisi yang higienis.

Pasar tradisional di bumi ruwa jurai masih banyak berkondisi kumuh dan belum ada satu pun yang memiliki sertifikat SNI 8152:2015.

Kepala Dinas Perdagangan Lampung Ferynia mengatakan saat ini terdapat 540 unit pasar rakyat yang belum satu pun pasar di Lampung tersebut memiliki sertifikasi SNI. Jumlah pasar rakyat di Lampung bisa berubah-ubah dan masih banyak pasar yang dibuka masyarakat sendiri tanpa adanya fasilitas pemerintah seperti di lahan kosong dan hanya meminta izin wilayah.

“ keberadaan pasar trasional sangat dibutuhkan sebagai penopang roda perekonomian di masyarakat, dibutuhkan kerja keras untuk merevitalisasi pasar yang ada untuk dapat berubah menjadi lebih higienis,  bersih dan aman serta berkualitas seperti pasar modern,” ujar Feriynia (30/3).

Kasubdit Pengelolaan Sarana Distribusi Kementerian Perdagangan M. Anwar Ahmad mengatakan, pihaknya tengah berupaya untuk membantu pasar rakyat di Lampung lebih higienis. “upaya kita lakukan salah satunya mencontoh pasar rakyat didaerah lain yang telah berhasil direvitalisasi seperti pasar bumi serpong di Tanggerang,” ujar Anwar.(lih/san)

post terbaik

berita terbaru

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi Rp8000 perkilogramnya, kondisi ini memepersulit...

Korban Melawan, Begal Gagal Beraksi

Radartvnews.com- Kawanan begal kembali beraksi di Lampung Utara, Nursali warga panaragan jaya, kabupaten Tulang Bawangbarat menjadi korban pembegalan, senin malam (1/6).

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal ditengah pandemi covid-19. Dari 102...

berita terkait lainnya