Tuesday, May 26, 2020

Astagfirullah, Sudah 30 Janin Dieksekusi

Most Read

Air Laut Pasang Masuk Pemukiman Warga

Radartvnews.com- Puluhan rumah di kampung rawa laut, Panjang, Bandar Lampung banjir akibat air lau pasang (25/5/20). Sementara...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Dirawat 3 Hari, ODP Meninggal

Radartvnews.com- Orang Dalam Pemantauan (ODP) asal kelurahan rejomulyo kecamatan Metro Selatan, meninggal dunia setelah dirawat selama tiga...

Update Covid-19 di Lampung 25-5-2020: Tambah Lagi 7, Kasus Pisitif Jadi 116

Radartvnews.com- Kasus positif corona atau covid-19 di hari kedua lebaran (25/4/20) kembali melonjak dari sebelumnya 109 kasus...

Lagi, Rampok Gasak Rp 35 Juta

Radartvnews.com- Aksi perampokan di Bandar Lampung kian marak. Kali ini rumah Haji Faisal di kelurahan kotakarang raya, Kecamatan...

43 Lokasi Gelar Salat Ied di Bandar Lampung

Radartvnews.com- Meski di tengah pandemi covid-19, sebagian warga Bandar Lampung tetap melaksanakan salat ied berjemaah di masjid...

radartvnews.com- Seorang nenek  diamankan Unit PPA Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung saat sedang melakukan tindakan aborsi terhadap salah seorang gadis remaja di kediamanya, jumaat sore (4/5/2018).

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Murbani Budi Pitono menjelaskan Saat diamankan petugas menemukan berbagai macam keris, 1 bilah besi, gumpalan darah, yang di duga janin serta alat pendukung untuk melakukan aborsi.

S-M alias mbah sempok (71) warga jalan imam bonjol, gang sejahtera kemiling, Bandar Lampung nenek 24 cucu ini diamankan petugas setelah mendapatkan laporan masyarakat  terdapat sebuah rumah yang dijadikan tempat pengobatan alternatif namun membuka praktik aborsi untuk para remaja yang hamil diluar nikah.

Setelah dilakukan penyelidikan petugas melakukan penyamaran saat diamankan terdapat salah satu remaja yang sedang dilakukan tindakkan aborsi di kamar peraktik tersangka dan petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“dari keterangan tersangka ia melakukan aksinya sudah 3 tahun terakhir  dan melakukan aksinya terhadap 30 remaja dengan usia kandungan kisaran 1 bulan hingga dua bulan,” ujar Murbani.

Akibat perbuatannya kini tersangka harus mendekam di ruang tahanan Mapolresta Badndar Lampung  dan dijerat dengan pasal 194 junto pasal 75 Undang Undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan acaman hukuman paling lama 10 tahun penjara.(ren/san)

post terbaik

berita terbaru

Tes Swab 2 Pasien Covid-19 Lampung Utara Negatif

Radartvnews.com- Tim gugus percepatan penanganan covid-19 Lampung Utara telah melakukan uji swab terhadap dua pasien positif covid-19 di Lampung Utara. Hasiul tes...

Air Laut Pasang Masuk Pemukiman Warga

Radartvnews.com- Puluhan rumah di kampung rawa laut, Panjang, Bandar Lampung banjir akibat air lau pasang (25/5/20). Sementara jarak antara laut dengan permukiman...

berita terkait lainnya