Tuesday, May 26, 2020

Cegah Korupsi Sektor Usaha, KPK Gelar FGD KAD di Lampung

Most Read

Air Laut Pasang Masuk Pemukiman Warga

Radartvnews.com- Puluhan rumah di kampung rawa laut, Panjang, Bandar Lampung banjir akibat air lau pasang (25/5/20). Sementara...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Dirawat 3 Hari, ODP Meninggal

Radartvnews.com- Orang Dalam Pemantauan (ODP) asal kelurahan rejomulyo kecamatan Metro Selatan, meninggal dunia setelah dirawat selama tiga...

Update Covid-19 di Lampung 25-5-2020: Tambah Lagi 7, Kasus Pisitif Jadi 116

Radartvnews.com- Kasus positif corona atau covid-19 di hari kedua lebaran (25/4/20) kembali melonjak dari sebelumnya 109 kasus...

43 Lokasi Gelar Salat Ied di Bandar Lampung

Radartvnews.com- Meski di tengah pandemi covid-19, sebagian warga Bandar Lampung tetap melaksanakan salat ied berjemaah di masjid...

Update Covid-19 di Lampung: Hingga Lebaran Positif Covid-19 Terus Bertambah

Radartvnews.com- Jumlah kasus positif covid-19 di Lampung di hari raya idul fitri 1441 H kini bertambah jadi...

radartvnews.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Komite Advokasi Daerah (KAD) Provinsi Lampung yang diadakan di Ruang Sungkai, Balai Keratun, Senin (16/7/2018). FGD ini sebagai upaya pencegahan korupsi di sektor usaha. KAD sendiri merupakan forum komunikasi antara regulator dan pelaku usaha di daerah yang ditujukan untuk menciptakan bisnis berintegritas yang bebas dari korupsi.

“FGD ini untuk mendengarkan permasalahan di sektor usaha yang terdapat di Provinsi Lampung. Dari permasalahan yang ada, nantinya akan dibuat struktur KAD Lampung untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” jelas Satgas Pencegahan di Sektor Swasta, Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Ariz Dedy Arham. Setelah penetapan struktur KAD, Arham menjelaskan akan dilakukan sebuah deklarasi antara pengusaha dan regulator untuk menciptakan bisnis berintegritas yang bebas dari korupsi.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komite Advokasi Daerah (KAD) Provinsi Lampung Wahrul Fauzi menjelaskan KAD Lampung harus senafas dan sejiwa antara pelaku usaha dan pihak regulator. “KAD harus menciptakan iklim usaha berintegritas yang bebas dari korupsi di Lampung,” jelas Fauzi. Lebih lanjut, Fauzi menjelaskan pihaknya telah melakukan diskusi kecil terkait beberapa kendala seperti perizinan, sumber daya alam, dan pengadaan barang dan jasa.

Kepala Inspektorat Provinsi Lampung, Syaiful Darmawan, menjelaskan adanya berbagai kendala tersebut harus diselesaikan secara bersama-sama. “Ini adalah tugas bersama untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, mulai dari perizinan, sumber daya alam dan lainnya. Selain itu, kita juga harus mampu memanfaatkan potensi alam yang ada di Lampung,” ujar Syaiful.

FGD ini selajn dihadiri Kepala Inspektorat Provinsi Lampung, Syaiful Darmawan, juga Perwakilan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Lampung, Perwakilan Biro Perekonomian Provinsi Lampung, dan KADIN Provinsi Lampung. (Rls/Jf)

post terbaik

berita terbaru

Tes Swab 2 Pasien Covid-19 Lampung Utara Negatif

Radartvnews.com- Tim gugus percepatan penanganan covid-19 Lampung Utara telah melakukan uji swab terhadap dua pasien positif covid-19 di Lampung Utara. Hasiul tes...

Air Laut Pasang Masuk Pemukiman Warga

Radartvnews.com- Puluhan rumah di kampung rawa laut, Panjang, Bandar Lampung banjir akibat air lau pasang (25/5/20). Sementara jarak antara laut dengan permukiman...

berita terkait lainnya