Sunday, June 7, 2020

Mahasiswa Vs Rektorat: Setelah Unila, giliran UBL Didemo

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

Animo Tinggi, DPRD Provinsi Lampung Desak Rapid Test Dipercepat

Radartvnews.com – Tingginya animo masyarakat untuk mengikuti rapid test covid-19 berdampak membludagnya antrean di kantor Dinas Kesehatan Provinsi...

New Normal, Pariwisata Lampung Berbenah

Radartvnews.com- Pemerintah resmi menerapkan New Normal sebagai sarana mengatasi terpuruknya ekonomi dampak covid 19. Berbagai sektor yang...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Update Covid-19 di Lampung: Kasus Positif 141, Sembuh 92

Radartvnews.com- Jumlah kasus positif covid-19 di Provinsi Lampung kembali mengalami penambahan, hingga jumat 5 juni 2020 terdapat...

Bawa Senpi dan Sabu Oknum Polisi Diciduk

Radartvnews.Com- Tim Khusus Anti Bandit Tekab 308 Polresta Bandar Lampung mengamankan seorang oknum polisi karena kepemilikan senjata...

radartvnews.com- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Unila Berdaulat menduduki Gedung Rektorat Universitas Lampung, rabu 3 oktober 2018. Ini merupakan aksi lanjutan yang di lakukan setelah kemarin ribuan mahasiswa melakukan long march mengelilingi seluruh fakultas.

Mereka menuntut peraturan Rektor no 3 tahun 2017 di cabut, menurut mereka peraturan tersebut sangat merugikan mahasiswa.

Namun hingga sore hari, baik Rektor atau pun perwakilan dari Rektorat belum memberikan sikap atau keterangan terkait tuntutan para mahasiswa tersebut.

Mereka berencana akan menginap digedung Rektorat sampai tuntutan mereka dipenuhi atau secara resmi peraturan tersebut di cabut.

Presiden BEM Unila M Fauzul Adzim menegaskan, batas akhir dari aksi ini adalah sampai semua tuntutan dicabut secara resmi oleh pihak Rektorat. “kamai tak akan mundur, sampai semua tuntutan dicabut secara resmi oleh pihak rektorat,” kata Fauzul.

 

Mahasiswa Tolak Cuti Sepihak  

Sementara itu, ratusan mahasiswa Universitas Bandarlampung (UBL) melakukan aksi penolakan terhadap kebijakan Rektorat kampus yang memberhentikan secara sepihak mahasiswa yang belum membayar SPP, (3/10).

Rektor Universitas Bandar Lampung M Yusuf Sulfarano Barusman, saat menemui para peserta aksi siap mengakomodir tuntutan dari para mahasiswa dan menadatangi kesepakatan dengan perwakilan dari keluarga besar mahasiswa UBL.

“Rektorat memberikan waktu tambahan hingga tanggal 6 oktober untuk menyelesaikan seluruh kewajiban administrasi, bagi belasan mahasiswa yang telah di nonaktifkan sebelumnya,” kata yusuf.

Penanggungjawab aksi Dimas Pamungkas berharap janji yang telah di katakan di hadapan hampir seluruh mahasiswa UBL. (ren/san)

post terbaik

berita terbaru

Bawa Senpi dan Sabu Oknum Polisi Diciduk

Radartvnews.Com- Tim Khusus Anti Bandit Tekab 308 Polresta Bandar Lampung mengamankan seorang oknum polisi karena kepemilikan senjata api rakitan dan sabu.

Program Dihapus, Anggaran Pilkada Tetap

Radartvnews.com- Pemkot Bandar Lampung, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sepakat  anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang akan...

Petani Cabai Diujung Tanduk

Radartvnews.com- Nasib sejumlah petani  cabai di rejomulyo, Metro Selatan, Kota Metro berada di ujung tanduk. Pasalnya, harga cabai merah...

berita terkait lainnya