Thursday, June 4, 2020

Buruh Tolak UMP 8,03 Persen

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Update Covid-19 3 Juni 2020: Kasus Positif Tetap 136, Sembuh Jadi 83

Radartvnews.com- Jumlah kasus pasien positif covid-19 di Provinsi Lampung rabu 3 juni 2020 tak mengalami peningkatan. Kasus...

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal...

Mobil Pengangkut Sapi Selundupkan Sabu 1 Kilogram

Radartvnews.com- Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu ke pulau jawa. Untuk mengelabui...

Radartvnews.com-Puluhan kaum buruh yang tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Lampung, selasa siang (30/10), melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Provinsi Lampung. Mereka menggelar aksi terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2019.

Para buruh ini menolak adanya penetapan UMP 2019 yang telah diatur oleh Kementerian Ketenagakerjaan berdasarkan PP nomor 78 tahun 2015 yang ditetapkan UMP tahun 2019 naik sebesar 8,03 persen.

“penetapan UMP yang naik sebesar 8,03 persen belum layak, apalagi harga kebutuhan dasar rakyat semakin naik pemerintah nggak peduli rakyat, ” kata Parlaungan Ritonga Koordinator Umum Pusat Perjuangan Rakyat Lampung.

Selain menolak kenaikan UMP 2019 sebesar 8,03 persen, massa juga menuntut pemerintah mencabut PP 78/2015 tentang pengupahan. Pemerintah Provinsi Lampung sendiri saat ini masih menggodok kenaikan ump 2019, namun Pemprov menyatakan kenaikan akan mengikuti aturan pemerintah pusat.(lih/san)

post terbaik

berita terbaru

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi Rp8000 perkilogramnya, kondisi ini memepersulit...

Korban Melawan, Begal Gagal Beraksi

Radartvnews.com- Kawanan begal kembali beraksi di Lampung Utara, Nursali warga panaragan jaya, kabupaten Tulang Bawangbarat menjadi korban pembegalan, senin malam (1/6).

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal ditengah pandemi covid-19. Dari 102...

berita terkait lainnya