Thursday, July 9, 2020

Status Medsos Mu, Penjara Mu

Most Read

Bupati Pesawaran Diminta Buka Tembok Penutup Jalan

Radartvnews.com- Berurai air mata, puluhan warga desa sidodadi Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyambangi kantor Bupati Pesawaran...

Jerat Syahwat Petugas PPA, Pola Rekrutmen P2TP2A Bobrok

Radartvnews.com- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung selaku dinas yang menaungi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan...

OTT ASN, Polda Lampung Sita Dokumen Dari Inspektorat Lampung Timur

Radartvnews.com- Empat angota  Subdit Tipikor Dirkrimsus Polda Lampung mendatangi Kantor Inspektorat Lampung Timur, senin sore (6/7). Dengan...

Honor Guru Rp 5,9 Miliar, Per bulan Terima Rp200.000

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung memberikan bantuan bagi guru honor murni...

ASN Inspektorat Peras Kades Program PTSL

Radartvnews.com- Polda Lampung membenarkan, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung Timur 4 juli 2020. Dalam OTT...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Radartvnews.com- Perkara pelanggaran undang undang ITE menghina Kepala Negara di media sosial facebook kembali digelar di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, kamis (15/10). Siding beragendakan tuntutan Jaksa Menuntut Romi Erwin dengan hukuman selama dua tahun dan enam bulan penjara.

Jaksa Penuntut Umum Agus Priambodo menyatakan,  perbuatan terdakwa dijerat pasal 45a ayat 2 jo pasal 28 ayat 2 undang undang RI nomor 11 tahun 2008 tentang informasi.

Perbuatan terdakwa berawal pada hari minggu 22 juli 2018 lalu, saat itu tim cyber patroli polda lampung melalui jejaring sosial facebook melakukan patroli terhadap media sosial facebook.

Di akun facebook terdakwa dengan akun Romi Erwin Saputra menggungah foto Presiden Jokowi Widodo dengan kata kata bertulisan yang tidak pantas dan mengundang polemic, pada 21 juli 2018 lalu.

Atas tuntutan itu, penasehat hukum terdakwa Tarmizi mengatakan, terdakwa sebelumnya telah melaporkan bahwa akun klienya facebooknya telah dibajak oleh orang lain untuk disalagunakan dalam penyebaran kebencian.

“sebelumnya sudah laporan melaporkan akun facebooknya klien saya telah dibajak oleh orang lain,” kata Tarmizi.

Atas dasar itu, selama persidangan terdakwa tidak mengakui perbuatannya. Yang menjadikan JPU memberikan hukuman memberatkan terdakwa. Kendati demikan dirinya akan mengajukan nota pemebalaan atau pledoy secara tertulis dan lisan pada sidang selanjutnya.(lds/san)

berita pilihan

berita terbaru

Bom Waktu Limbah Corona (News Trending Seg2)

Bom Waktu Limbah Medis Corona Terlalu prematur mengidentifikasi pola Covid-19 segera berakhir. Ancaman gelombang kedua sewaktu-waktu datang sebagai risiko dari pelonggaran karantina dan penerapan...

Bom Waktu Limbah Corona (News Trending Seg1)

Terlalu prematur mengidentifikasi pola Covid-19 segera berakhir. Ancaman gelombang kedua sewaktu-waktu datang sebagai risiko dari pelonggaran karantina dan penerapan kenormalan baru. Pasien...

Bupati Pesawaran Diminta Buka Tembok Penutup Jalan

Radartvnews.com- Berurai air mata, puluhan warga desa sidodadi Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyambangi kantor Bupati Pesawaran (7/7). Puluhan...

Jerat Syahwat Petugas PPA, Pola Rekrutmen P2TP2A Bobrok

Radartvnews.com- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung selaku dinas yang menaungi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di...

berita terkait lainnya