Thursday, May 28, 2020

BAB Sembarangan, Kepala Daerah Banyak Acuh

Most Read

Reihana: Jangan Panik Saat New Normal

Radartvnews.com- Provinsi Lampung bersiap menghadapi new normal ditengah kondisi pandemi covid-19, hal ini juga akan mulai diterapkan...

Update Covid 19 Lampung 27 Mei: Kasus Positif 118, 2 Meninggal

Radartvnews.com- Jumlah pasien positif covid-19 di Lampung rabu 27 mei 2020 kembali bertambah. Penambahan 2 pasien terkonfirmasi...

Pria Anonim Tewas Tersambar Kereta

Radartvnews.com- Seorang pria tanpa identitas  ditemukan warga tergeletak diatas jembatan perlintasan kereta api di kelurahan sindang sari,...

Corona Hantui Orang Tua Mahasiswa

Radartvnews.com- Orang tua mahasiswa yang anaknya menempuh pendidikan di negara Tiongkok terus dihantui ketakutan. Di  Lampung, orang tua...

Korsleting Lisrik, Gudang Tenda Ludes Terbakar

Radartvnews.com- Gudang penyewaan tenda di Teluk Betungtimur, Bandar Lampung, ludes terbakar, rabu 27 mei 2020.

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Radartvnews.com- Hingga saat ini permasalahan Buang Air Besar (BAB) secara sembarangan di Provinsi Lampung masih menjadi persoalan. Selain tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah penyebab utama lainnya dikarenakan yakni masih banyaknya Kepala Daerah di Provinsi Lampung tak peduli dengan persoalan BAB sembarangan.

Dari data sanitasi total berbasis masyarakat dimana provinsi lampung dari 9,2 juta penduduk baru 84,75 persen yang memiliki sanitasi yang baik sedangkan sisanya sekitar 1,3 juta penduduk di lampung masih BAB sembarangan.

Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Way Seputih Febrilia Ekawati mengatakan di tahun 2019 mendatang Provinsi Lampung ditargetkan harus mencapai 100 persen dalam pengelolaan sanitasi yang baik. Untuk mencapai target tersebut diperlukan adanya kesadaran masyarakat dan peran serta pimpinan di tiap daerah.

Sementara itu, Direktur Executif Asosiasi Kota/Kabupaten Peduli Sanitasi Indonesia Yose Rizal mengatakan  ada beberapa permasalahan dalam mencapai 100 persen pencapaian sanitasi. Selain anggaran dibutuhkan juga peran pemimpin yang memiliki jiwa leadership dimana bisa memanajemen dan menggerakan semua pihak.

Menanggapi banyaknya pemimpin di kabupaten / kota yang tak peduli dengan permasalahan buang air besar sembarangan. Pemprov Lampung akan menekan seluruh Bupati / Walikota agar memperhatikan persoalan ini. Pemprov juga menyayangkan masih ada unsur pemimpin di daerah seperti camat yang tak mengerti babs

Diketahui dari 15 kabupaten  / kota baru kabupaten Pringsewu yang mencapai 100 persen sanitasi yang baik. Sedangkan sisanya belum mencapai target  bahkan masih ada kabupaten yang rendah dalam pengelolaan sanitasinya diantaranya kabupaten Tulangbawang Barat yang baru mencapai 55,11 persen.(lih/san)

post terbaik

berita terbaru

Pria Anonim Tewas Tersambar Kereta

Radartvnews.com- Seorang pria tanpa identitas  ditemukan warga tergeletak diatas jembatan perlintasan kereta api di kelurahan sindang sari, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, selasa...

berita terkait lainnya