Thursday, July 9, 2020

Obat dan Kosmetik Ilegal Via Online Rp12,8 Miliar

Most Read

Bupati Pesawaran Diminta Buka Tembok Penutup Jalan

Radartvnews.com- Berurai air mata, puluhan warga desa sidodadi Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyambangi kantor Bupati Pesawaran...

Jerat Syahwat Petugas PPA, Pola Rekrutmen P2TP2A Bobrok

Radartvnews.com- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung selaku dinas yang menaungi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan...

OTT ASN, Polda Lampung Sita Dokumen Dari Inspektorat Lampung Timur

Radartvnews.com- Empat angota  Subdit Tipikor Dirkrimsus Polda Lampung mendatangi Kantor Inspektorat Lampung Timur, senin sore (6/7). Dengan...

Honor Guru Rp 5,9 Miliar, Per bulan Terima Rp200.000

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung memberikan bantuan bagi guru honor murni...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

ASN Inspektorat Peras Kades Program PTSL

Radartvnews.com- Polda Lampung membenarkan, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung Timur 4 juli 2020. Dalam OTT...

Radartvnews.com- Sebanyak  130.308 kemasan obat dan makanan ilegal terdiri 1723 item produk diberangkatkan mengunakan truk menuju lokasi pemusnahan di Desa Tanjung Bintang, Lampung Selatan, senin pagi (26/11).

Ribuan produk ilegal ini diamankan petugas selama pengawasan di tahun 2018, terdiri dari  obat 306 item dengan total 50 ribu kemasan, obat tradisional 213 item sebanyak 8 ribu kemasan, suplemen kesehatan terdiri 2 item sebanyak 108 kemasan dan  kosmetik 926 item sebanyak 58.365 kemasan.

Kepala Balai Besar Pengawsan Obat dan Makanan Bandar Lampung (BBPOM) Bandar Lampung Syamsuliani mengatakan total keseluruhan bernilai Rp12,8 miliar. Berbeda dengan tahun 2017, pelaku menggunakan media online untuk memasarkan obat dan kosmetik illegal.

“total keseluruhan bernilai Rp12,8 miliar, berbeda dengan tahun 2017, pelaku menggunakan media online untuk memasarkan obat dan kosmetik illegal,” kata Syamsuliani.

BBPOM Bandar Lampung melakukan langkah preventif untuk menindak tegas pelaku dengan menggandeng Polda dan Kejati Lampung, sejauh  ini delapan orang penyalur obat dan kosmetik ilegal tengah menjlani proses pengadilan.(ren/san)

berita pilihan

berita terbaru

Bom Waktu Limbah Corona (News Trending Seg2)

Bom Waktu Limbah Medis Corona Terlalu prematur mengidentifikasi pola Covid-19 segera berakhir. Ancaman gelombang kedua sewaktu-waktu datang sebagai risiko dari pelonggaran karantina dan penerapan...

Bom Waktu Limbah Corona (News Trending Seg1)

Terlalu prematur mengidentifikasi pola Covid-19 segera berakhir. Ancaman gelombang kedua sewaktu-waktu datang sebagai risiko dari pelonggaran karantina dan penerapan kenormalan baru. Pasien...

Bupati Pesawaran Diminta Buka Tembok Penutup Jalan

Radartvnews.com- Berurai air mata, puluhan warga desa sidodadi Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyambangi kantor Bupati Pesawaran (7/7). Puluhan...

Jerat Syahwat Petugas PPA, Pola Rekrutmen P2TP2A Bobrok

Radartvnews.com- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung selaku dinas yang menaungi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di...

berita terkait lainnya