Thursday, May 28, 2020

Lampung Gempa, Anak Krakatau Menyusut

Most Read

Reihana: Jangan Panik Saat New Normal

Radartvnews.com- Provinsi Lampung bersiap menghadapi new normal ditengah kondisi pandemi covid-19, hal ini juga akan mulai diterapkan...

Update Covid 19 Lampung 27 Mei: Kasus Positif 118, 2 Meninggal

Radartvnews.com- Jumlah pasien positif covid-19 di Lampung rabu 27 mei 2020 kembali bertambah. Penambahan 2 pasien terkonfirmasi...

Pria Anonim Tewas Tersambar Kereta

Radartvnews.com- Seorang pria tanpa identitas  ditemukan warga tergeletak diatas jembatan perlintasan kereta api di kelurahan sindang sari,...

Korsleting Lisrik, Gudang Tenda Ludes Terbakar

Radartvnews.com- Gudang penyewaan tenda di Teluk Betungtimur, Bandar Lampung, ludes terbakar, rabu 27 mei 2020.

Corona Hantui Orang Tua Mahasiswa

Radartvnews.com- Orang tua mahasiswa yang anaknya menempuh pendidikan di negara Tiongkok terus dihantui ketakutan. Di  Lampung, orang tua...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

radartvnews.com- Gempa bumi tektonik berkekuatan 3.5 SR yang terletak dikoordinat 5.36 ls dan 104.10 BT tepatnya di darat pada jarak 26 kilometer arah tenggara Pesisir Barat Lampung pada kedalaman 80 kilometer pada senin 14 januari 2019 pukul 15:24 wib, hanya dirasakan di wilayah Liwa Lampung Barat.

Selain itu BMKG memastikan gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempeng eurasia dan terjadi deformasi batuan hingga memicu terjadinya gempa bumi. Sementara hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami karena pusat gempa berada di darat.

Sementara berdasarkan laporan masyarakat, dampak gempabumi tektonik tersebut hanya berupa guncangan di wilayah Liwa Lampung Barat dengan intensitas I-II MMI dan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Selain itu hingga pukul 16.05 WIB hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempabumi susulan (aftershock) kepada masyarakat liwa dan pesisir barat dihimbau agar tetap tenang  dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sementara itu kondisi Gunung Anak Krakatau pasca terjadinya erupsi hingga mengakibatkan gelombang tsunami diperairan selat sunda meliputi wilayah lampung dan Banten pada 22 desember lalu kondisi Gunung Anak Krakatau terus mengalami perubahan.

Berdasarkan pantauan visual Gunung Anak Krakatau yang direkam dari helikopter milik BNPB. Tersebut saat ini Gunung Anak Krakatau hanya setinggi 110 meter dari sebelumnya 338 meter diatas permukaan laut  selain itu jumlah letusannya juga menurun.

Namun meski demikian, sampai saat ini status Gunung Anak Krakatau masih siaga dengan zona berbahaya 5 kilometer dari puncak kawah.(krp/san)

post terbaik

berita terbaru

Pria Anonim Tewas Tersambar Kereta

Radartvnews.com- Seorang pria tanpa identitas  ditemukan warga tergeletak diatas jembatan perlintasan kereta api di kelurahan sindang sari, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, selasa...

berita terkait lainnya