Saturday, July 11, 2020

Lampung Gempa, Anak Krakatau Menyusut

Most Read

ABK Asal Lampung Meninggal Dalam Freezer Kapal Ikan TIongkok, Dua Polda Koordinasi

Radartvnews.com- Seorang anak buah kapal (ABK) asal Lampung ditemukañ meninggal didalam freezer di kapal ikan bendera tiongkok.

Pemkab Pesawaran Nyerah, Asa Warga Pupus

Radartvnews.com- Usai digelar mediasi (9/7) puluhan warga dan pedagang di dusun ringgung RT 002/RW 001 desa sidodadi,...

Kasus Positif Covid 19 Muncul di Lampung Timur

Radartvnews.com- Kabupaten Lampung Timur yang merupakan zona hijau karena tak ada kasus positif covid-19 kini memiliki kasus...

Dua Target Operasi Bandar Sabu Diringkus

Radartvnews.com- Tekab 308 Polsek Bukit Kemuning menggerebek dua rumah bandar sabu-sabu,  dari dua laokasi petugas menyita tujuh...

OTT ASN, Polda Lampung Sita Dokumen Dari Inspektorat Lampung Timur

Radartvnews.com- Empat angota  Subdit Tipikor Dirkrimsus Polda Lampung mendatangi Kantor Inspektorat Lampung Timur, senin sore (6/7). Dengan...

Tolak Omnibus Law Disahkan, Massa Kembali Aksi

Radartvnews.com- Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Lampung ini melakukan aksi unjuk rasa...

radartvnews.com- Gempa bumi tektonik berkekuatan 3.5 SR yang terletak dikoordinat 5.36 ls dan 104.10 BT tepatnya di darat pada jarak 26 kilometer arah tenggara Pesisir Barat Lampung pada kedalaman 80 kilometer pada senin 14 januari 2019 pukul 15:24 wib, hanya dirasakan di wilayah Liwa Lampung Barat.

Selain itu BMKG memastikan gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempeng eurasia dan terjadi deformasi batuan hingga memicu terjadinya gempa bumi. Sementara hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami karena pusat gempa berada di darat.

Sementara berdasarkan laporan masyarakat, dampak gempabumi tektonik tersebut hanya berupa guncangan di wilayah Liwa Lampung Barat dengan intensitas I-II MMI dan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Berita Lainnya  ABK Kapal Ikan Tiongkok Sudah 20 Hari Meninggal

Selain itu hingga pukul 16.05 WIB hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempabumi susulan (aftershock) kepada masyarakat liwa dan pesisir barat dihimbau agar tetap tenang  dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sementara itu kondisi Gunung Anak Krakatau pasca terjadinya erupsi hingga mengakibatkan gelombang tsunami diperairan selat sunda meliputi wilayah lampung dan Banten pada 22 desember lalu kondisi Gunung Anak Krakatau terus mengalami perubahan.

Berdasarkan pantauan visual Gunung Anak Krakatau yang direkam dari helikopter milik BNPB. Tersebut saat ini Gunung Anak Krakatau hanya setinggi 110 meter dari sebelumnya 338 meter diatas permukaan laut  selain itu jumlah letusannya juga menurun.

Namun meski demikian, sampai saat ini status Gunung Anak Krakatau masih siaga dengan zona berbahaya 5 kilometer dari puncak kawah.(krp/san)

berita pilihan

berita terbaru

Berita Lainnya  ABK Asal Lampung Meninggal Dalam Freezer Kapal Ikan TIongkok, Dua Polda Koordinasi

Deadline Seminggu, RS Harus Tetapkan Tarif Rapid Test

Radartvnews.com- Surat Edaran Kementerian Kesehatan tantang batas tarif tertinggi rapis tes covid 19 sebesar Rp150.000 belum bisa di terapkan di kota tapis...

Kasus Positif Covid 19 Muncul di Lampung Timur

Radartvnews.com- Kabupaten Lampung Timur yang merupakan zona hijau karena tak ada kasus positif covid-19 kini memiliki kasus baru. Tim gugus tugas Provinsi...

Tolak Omnibus Law Disahkan, Massa Kembali Aksi

Radartvnews.com- Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Lampung ini melakukan aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus...

berita terkait lainnya