Saturday, July 11, 2020

Strategi Recovery Pariwisata Gubernur Ridho Pasca Bencana Tsunami Inovatif dan Kreatif

Most Read

Pemkab Pesawaran Nyerah, Asa Warga Pupus

Radartvnews.com- Usai digelar mediasi (9/7) puluhan warga dan pedagang di dusun ringgung RT 002/RW 001 desa sidodadi,...

ABK Asal Lampung Meninggal Dalam Freezer Kapal Ikan TIongkok, Dua Polda Koordinasi

Radartvnews.com- Seorang anak buah kapal (ABK) asal Lampung ditemuka├▒ meninggal didalam freezer di kapal ikan bendera tiongkok.

Kasus Positif Covid 19 Muncul di Lampung Timur

Radartvnews.com- Kabupaten Lampung Timur yang merupakan zona hijau karena tak ada kasus positif covid-19 kini memiliki kasus...

Dua Target Operasi Bandar Sabu Diringkus

Radartvnews.com- Tekab 308 Polsek Bukit Kemuning menggerebek dua rumah bandar sabu-sabu,  dari dua laokasi petugas menyita tujuh...

OTT ASN, Polda Lampung Sita Dokumen Dari Inspektorat Lampung Timur

Radartvnews.com- Empat angota  Subdit Tipikor Dirkrimsus Polda Lampung mendatangi Kantor Inspektorat Lampung Timur, senin sore (6/7). Dengan...

Tolak Omnibus Law Disahkan, Massa Kembali Aksi

Radartvnews.com- Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Lampung ini melakukan aksi unjuk rasa...

Radartvnews.com-Sejumlah langkah yang dilakukan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dalam pemulihan pariwisata Lampung pasca musibah tsunami Selat Sunda sangat inovatif dan kreatif. Ini terlihat dari paparan Gubernur Ridho di depan Menteri Pariwisata Arif Yahya di Rakor Pemulihan Sektor Pariwisata Pasca Tsunami Selat Sunda di Marbella Convention Hotel Anyer, Serang, Banten, Jum’at, (11-01-2019).

Ridho tak hanya menyampaikan program pemulihan di daerah terdampak musibah tsunami tetapi juga di daerah yang tidak terdampak.

Ridho menyampaikan bahwa Pariwisata Lampung bukan hanya laut, tapi juga terdapat wisata alam lainnya berupa pegunungan, Taman Hutan Raya, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Taman Nasional Way Kambas, wisata man made seperti lembah hijau serta wisata budaya dan kerajinan. Beragam potensi wisata Lampung itu menurut pengalaman tahun sebelumnya, masuk dalam kalender kegiatan pariwisata di Lampung yang mencapai 53 agenda.

Ini merupakan salah satu faktor pendorong naiknya angka kunjungan wisatawan ke Lampung. Di era kepemimpinan Gubernur Ridho, peningkatan jumlah wisman dan wisnus rata-rata 30 persen per tahun. Pada 2015, wisman masuk Lampung mencapai 114.907 dan wisnus 5,53 juta. Kemudian, pada 2016, wisman 155.053 dan wisnus meroket menjadi 7,29 juta. Sedangkan pada 2017 kunjungan wisman mencapai 245 ribu dan wisnus mencapai 8,8 juta.

Gubernur Ridho juga ikut mengubah total wajah Bandara Raden Intan II, sehingga berstatus internasional. Peningkatan status ini membuka peluang kunjungan wisatawan sebesar 60 persen.

Berita Lainnya  Warga Lampung Diizinkan Salat Idul Adha di Masjid

Hal lain yang dipaparkan Ridho adalah Kampanye Pariwisata Lampung dengan hashtag #LampungItuKerreen dan penyelenggaraan Lampung Great Sale dengan menerapkan Penawaran Paket Wisata Hot Deals bekerjasama dengan Hotel/Restoran, Travel Agent dan Maskapai Penerbangan untuk memberikan harga terbaik dengan tidak menurunkan kualitas pelayanan.

 

“Kami juga melakukan aksi bersih-bersih pantai, berkolaborasi dengan stakeholder pariwisata, media dan travel blogger guna membentuk image/citra pariwisata Lampung yang nyaman untuk berwisata,” ujar Ridho.

 

Pemaparan Gubernur Ridho menuai pujian Menteri Pariwisata Arif Yahya karena Ridho bereaksi cepat memulihkan pariwisata Lampung pasca bencana tsunami.

 

Sebelumnya, masyarakat Lampung masih ingat bahwa pakar pemasaran Hermawan Kertajaya menganugerahkan Ridho sebagai “Gubernur Entrepreneur Award 2018” katagori Pariwisata, pada acara Innovation Network of Asia (INA) Entrepreneur Award 2018 lalu.

Berita Lainnya  Tak Pakai Masker Warga Disanksi Menyanyi

Saat itu, Hermawan mengatakan keberhasilan Ridho mengembangkan pariwisata karena Ridho dinilai mampu menggeliatkan pariwisata di Provinsi Lampung dengan menyuguhkan banyak destinasi wisata unggulan.

Hermawan Kartajaya menerangkan tiga hal penting yang dilakukan pemerintah.

Pertama, adalah inovasi dalam segala hal. Kedua kreativitas terus menerus, dan ketiga entrepreneurship. “Melalui ketiga hal tersebut, pemerintah daerah bisa membantu pusat menghadapi berbagai perubahan dan mwmenangkan persaingan global. Kreativitas, inovasi, dan entrepreunership adalah tiga isu utama yang menjadi perhatian utama para pemasar yang ingin bersaing,” ujar Hermawan saat itu. (JF/Rls)

berita pilihan

berita terbaru

Kasus Positif Covid 19 Muncul di Lampung Timur

Radartvnews.com- Kabupaten Lampung Timur yang merupakan zona hijau karena tak ada kasus positif covid-19 kini memiliki kasus baru. Tim gugus tugas Provinsi...

Tolak Omnibus Law Disahkan, Massa Kembali Aksi

Radartvnews.com- Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Lampung ini melakukan aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus...

berita terkait lainnya