Wednesday, June 3, 2020

Strategi Recovery Pariwisata Gubernur Ridho Pasca Bencana Tsunami Inovatif dan Kreatif

Most Read

Mobil Pengangkut Sapi Selundupkan Sabu 1 Kilogram

Radartvnews.com- Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu ke pulau jawa. Untuk mengelabui...

Lagi, Bocah 10 Tahun Hanyut

Radartvnews.com- Rei Arjio Pratama (10) tahun warga  jalan jati, tanjung raya, Kedamaian, Bandar Lampung terbawa arus bandang saat...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal...

Badai Luluhlantakkan Pesisir

Radartvnews.com- Hujan deras yang disertai angin kencang senin kemarin (1/6/20) menghancurkan satu rumah semi permananen milik warga ...

1O Kali Beraksi, Pelaku Curanmor Diganjar Satu Peluru

Radartvnews.com- Tim Khusus Anti Bandit Polresta Bandar Lampung meringkus Jefri Saputra (21) satu dari dua orang  pelaku...

Radartvnews.com-Sejumlah langkah yang dilakukan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dalam pemulihan pariwisata Lampung pasca musibah tsunami Selat Sunda sangat inovatif dan kreatif. Ini terlihat dari paparan Gubernur Ridho di depan Menteri Pariwisata Arif Yahya di Rakor Pemulihan Sektor Pariwisata Pasca Tsunami Selat Sunda di Marbella Convention Hotel Anyer, Serang, Banten, Jum’at, (11-01-2019).

Ridho tak hanya menyampaikan program pemulihan di daerah terdampak musibah tsunami tetapi juga di daerah yang tidak terdampak.

Ridho menyampaikan bahwa Pariwisata Lampung bukan hanya laut, tapi juga terdapat wisata alam lainnya berupa pegunungan, Taman Hutan Raya, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Taman Nasional Way Kambas, wisata man made seperti lembah hijau serta wisata budaya dan kerajinan. Beragam potensi wisata Lampung itu menurut pengalaman tahun sebelumnya, masuk dalam kalender kegiatan pariwisata di Lampung yang mencapai 53 agenda.

Ini merupakan salah satu faktor pendorong naiknya angka kunjungan wisatawan ke Lampung. Di era kepemimpinan Gubernur Ridho, peningkatan jumlah wisman dan wisnus rata-rata 30 persen per tahun. Pada 2015, wisman masuk Lampung mencapai 114.907 dan wisnus 5,53 juta. Kemudian, pada 2016, wisman 155.053 dan wisnus meroket menjadi 7,29 juta. Sedangkan pada 2017 kunjungan wisman mencapai 245 ribu dan wisnus mencapai 8,8 juta.

Gubernur Ridho juga ikut mengubah total wajah Bandara Raden Intan II, sehingga berstatus internasional. Peningkatan status ini membuka peluang kunjungan wisatawan sebesar 60 persen.

Hal lain yang dipaparkan Ridho adalah Kampanye Pariwisata Lampung dengan hashtag #LampungItuKerreen dan penyelenggaraan Lampung Great Sale dengan menerapkan Penawaran Paket Wisata Hot Deals bekerjasama dengan Hotel/Restoran, Travel Agent dan Maskapai Penerbangan untuk memberikan harga terbaik dengan tidak menurunkan kualitas pelayanan.

 

“Kami juga melakukan aksi bersih-bersih pantai, berkolaborasi dengan stakeholder pariwisata, media dan travel blogger guna membentuk image/citra pariwisata Lampung yang nyaman untuk berwisata,” ujar Ridho.

 

Pemaparan Gubernur Ridho menuai pujian Menteri Pariwisata Arif Yahya karena Ridho bereaksi cepat memulihkan pariwisata Lampung pasca bencana tsunami.

 

Sebelumnya, masyarakat Lampung masih ingat bahwa pakar pemasaran Hermawan Kertajaya menganugerahkan Ridho sebagai “Gubernur Entrepreneur Award 2018” katagori Pariwisata, pada acara Innovation Network of Asia (INA) Entrepreneur Award 2018 lalu.

Saat itu, Hermawan mengatakan keberhasilan Ridho mengembangkan pariwisata karena Ridho dinilai mampu menggeliatkan pariwisata di Provinsi Lampung dengan menyuguhkan banyak destinasi wisata unggulan.

Hermawan Kartajaya menerangkan tiga hal penting yang dilakukan pemerintah.

Pertama, adalah inovasi dalam segala hal. Kedua kreativitas terus menerus, dan ketiga entrepreneurship. “Melalui ketiga hal tersebut, pemerintah daerah bisa membantu pusat menghadapi berbagai perubahan dan mwmenangkan persaingan global. Kreativitas, inovasi, dan entrepreunership adalah tiga isu utama yang menjadi perhatian utama para pemasar yang ingin bersaing,” ujar Hermawan saat itu. (JF/Rls)

post terbaik

berita terbaru

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi Rp8000 perkilogramnya, kondisi ini memepersulit...

Korban Melawan, Begal Gagal Beraksi

Radartvnews.com- Kawanan begal kembali beraksi di Lampung Utara, Nursali warga panaragan jaya, kabupaten Tulang Bawangbarat menjadi korban pembegalan, senin malam (1/6).

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal ditengah pandemi covid-19. Dari 102...

berita terkait lainnya