Saturday, July 11, 2020

2020 Lampung Miliki Peta Digital

Most Read

Pemkab Pesawaran Nyerah, Asa Warga Pupus

Radartvnews.com- Usai digelar mediasi (9/7) puluhan warga dan pedagang di dusun ringgung RT 002/RW 001 desa sidodadi,...

ABK Asal Lampung Meninggal Dalam Freezer Kapal Ikan TIongkok, Dua Polda Koordinasi

Radartvnews.com- Seorang anak buah kapal (ABK) asal Lampung ditemukañ meninggal didalam freezer di kapal ikan bendera tiongkok.

Kasus Positif Covid 19 Muncul di Lampung Timur

Radartvnews.com- Kabupaten Lampung Timur yang merupakan zona hijau karena tak ada kasus positif covid-19 kini memiliki kasus...

Dua Target Operasi Bandar Sabu Diringkus

Radartvnews.com- Tekab 308 Polsek Bukit Kemuning menggerebek dua rumah bandar sabu-sabu,  dari dua laokasi petugas menyita tujuh...

OTT ASN, Polda Lampung Sita Dokumen Dari Inspektorat Lampung Timur

Radartvnews.com- Empat angota  Subdit Tipikor Dirkrimsus Polda Lampung mendatangi Kantor Inspektorat Lampung Timur, senin sore (6/7). Dengan...

Tolak Omnibus Law Disahkan, Massa Kembali Aksi

Radartvnews.com- Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Lampung ini melakukan aksi unjuk rasa...

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung bekerja sama dengan Badan Informasi Geospasial merancang peta batas wilayah administrasi desa berbasis digital. Ini  sebagai tindak lanjut upaya pemerintah pusat dalam menciptakan kebijakan satu peta dan amanat dari Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Hukum Fahrizal Darminto mengatakan, selama ini peta di Lampung di buat oleh berbagai sumber sehingga peta berdeda. Selain itu, batas wilayah ditentukan dengan pohon dan sungai maka dapat berpotensi menyebabkan konflik saat adanya transaksi jual beli.

Berita Lainnya  Warga Lampung Diizinkan Salat Idul Adha di Masjid

“peta lampung selam ini dari berbagai sumber, batas wilayah ditentukan dengan pohon dan sungai maka dapat berpotensi menyebabkan konflik saat adanya transaksi jual beli,” kata Fahrizal.

Dengan adanya program ini maka batas wilayah dapat di lihat dari peta yang di keluarkan oleh Badan Informasi Geospasial.

Sementara Kepala Bagian Bina Otonomi Daerah Dorda mengatakan tahun 2018 sudah ada tiga kabupaten yang sudah di data, tahun ini 11 kabupaten kota yang tengah didata. Pemprov  Lampung menargetkan tahun 2020 peta digital sudah bisa diimplementasikan.(lih/san)

berita pilihan

berita terbaru

Berita Lainnya  Warga Lampung Diizinkan Salat Idul Adha di Masjid

Deadline Seminggu, RS Harus Tetapkan Tarif Rapid Test

Radartvnews.com- Surat Edaran Kementerian Kesehatan tantang batas tarif tertinggi rapis tes covid 19 sebesar Rp150.000 belum bisa di terapkan di kota tapis...

Kasus Positif Covid 19 Muncul di Lampung Timur

Radartvnews.com- Kabupaten Lampung Timur yang merupakan zona hijau karena tak ada kasus positif covid-19 kini memiliki kasus baru. Tim gugus tugas Provinsi...

Tolak Omnibus Law Disahkan, Massa Kembali Aksi

Radartvnews.com- Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Lampung ini melakukan aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus...

berita terkait lainnya