Monday, July 6, 2020

Massa Tuntut Cabut Izin Tambang

Most Read

DPRD Pesawaran Tuding Bupati Melanggar Perda

Radartvnews.com- Kebijakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menggratiskan seluruh biaya perawatan baik rawat inap maupun rawat jalan hingga...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Pria Anonim Ditemukan Membusuk di Sumur

Radartvnews.com- Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di lubang sumur di kawasan wisata swadaya, desa gondang rejo, kecamatan...

Update Covid-19 di Lampung: Tambah 2, Total 195 Kasus Positif

Radartvnews.com- Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung kembali bertambah dua kasus. Tim gugus tugas covid 19...

Hibah Rp62 Miliar, Tiga Gedung Pemkot Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Tiga gedung bantuan pemerintah Kota Bandar Lampung, untuk Polda Lampung resmi diserahkan (3/7). Gedung 4 lantai...

1.683 UMKM dan Koperasi Dapat Bantuan

Radartvnews.com- Pandemi covid-19 memberikan dampak disegala sektor, tak terkecuali para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)...

Radartvnews.com- Ratusan warga Pesawaran yang tergabung dalam LSM Lumbung Informasi Rakyat (Lira) senin siang (18/2) melakukan aksi demonstrasi di lapangan korpri kompleks perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung.

Aksi massa ini dilakukan menuntut agar Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo mencabut izin PT Karya Bukit Utama (KBU) sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan. Massa menilai PT KBU telah merugikan masyarakaat sekitar.

Diketahui, PT KBU diberikan sanksi penghentian sementara terhadap seluruh aktifitas kegiatan usaha pertambangan selama satu tahun oleh Dinas ESDM Lampung  namun surat penghentian tersebut tidak pernah diindahkan oleh PT KBU dengan tetap melakukan penambangan.

Ketua DPD Lira pesawaran Fabian Jaya mengatakan  izin usaha PT KBU telah dihentikan sementara oleh Dinas ESDM Lampung karena melakukan aktifitas penambangan tidak sesuai dengan uu nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara.

“izin usaha PT KBU telah dihentikan sementara oleh Dinas ESDM Lampung karena melakukan aktifitas penambangan tidak sesuai dengan uu nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara,” kata Fabian.

Menurutnya, jika PT KBU  melakukan aktifitas penambangan menggunakan eksavator tidak ada masalah namun jika  masyarakat yang melakukan penambangan secara manual justru  ditangkap.

Sementara pihak pemprov lampung sendiri masih mempelajari terkait tuntutan warga tersebut. Aksi sendiri berjalan dengan lancar dibawah pengamanan ketat dari aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Lampung.(lih/san)

berita pilihan

berita terbaru

Minim Perhatian, Kera Hutan Tirtosari Berkurang

Radartvnews.com- Beginilah kondisi kawanan kera ekor panjang atau macaca fascicularis yang berada di taman hutan kera tirtosari, Teluk Betungutara, Bandar Lampung yang...

1.683 UMKM dan Koperasi Dapat Bantuan

Radartvnews.com- Pandemi covid-19 memberikan dampak disegala sektor, tak terkecuali para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta koperasi yang ada di...

Pria Anonim Ditemukan Membusuk di Sumur

Radartvnews.com- Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di lubang sumur di kawasan wisata swadaya, desa gondang rejo, kecamatan Pekalongan, Lampung Timur, sabtu petang...

berita terkait lainnya