Wednesday, June 3, 2020

1.764 Rumah Terendam Kerugian Rp 1 Miliar

Most Read

Mobil Pengangkut Sapi Selundupkan Sabu 1 Kilogram

Radartvnews.com- Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu ke pulau jawa. Untuk mengelabui...

Lagi, Bocah 10 Tahun Hanyut

Radartvnews.com- Rei Arjio Pratama (10) tahun warga  jalan jati, tanjung raya, Kedamaian, Bandar Lampung terbawa arus bandang saat...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal...

Mark Up Nilai Rapor, Unila Blacklist 65 Sekolah

Pasca melakukan verifikasi berkas akademik mahasiswa baru di jalur SNMPTN beberapa waktu lalu  Universitas Lampung kembali menemukan sekolah yang...

1O Kali Beraksi, Pelaku Curanmor Diganjar Satu Peluru

Radartvnews.com- Tim Khusus Anti Bandit Polresta Bandar Lampung meringkus Jefri Saputra (21) satu dari dua orang  pelaku...

Radartvnews.com- 1.754 rumah di Kota Bandar Lampung menjadi korban banjir sabtu lalu, jumlah ini terbesar selama kurun waktu tiga tahun terakhir. Banjir terjadi di sembilan kecamatan loaksi terparah di kecamatan kedaton dengan total 618 rumah, kedamaian 531 rumah dan teluk betung barat 226 rumah.

Empat sekolaj juga terendam banjir, untuk ketinggian air  bervariasi mulai dari 10 hingga 180 centimeter.

Walikota Herman mengatakan banjir ini terbesar selama tiga tahun terakhir, Pemerintah Kota Bandar Lampung janji segera memperbaiki fasilitas dan membantu korban menggunakan dana bencana.

“nanti kita liat harus masuk APBD dulu baru kita bangun bertahap, ini terjadi 3 tahun kita gak tahu,” ujar Herman.

Diperkirakan kerugian akibat banjir mencapai satu miliar rupiah.

Air Belum Surut, Warga Bersihkan Lumpur

Radartvnews.com- Sementara di Kabupaten Way Kanan, korban banjir sungai way umpu dan way besai belum surut. Namun warga sudah kembali kerumah untuk membersihkan lumpur dan material banjir dari dalam rumah.

Seperti di kampung sungsang kecamatan negeri agung, meski belum surut warga sudah kembali. “air masih belum surut, tai kami pulang bersihin lumpur di rumah,” kata Ansor salah satu warga.

Diketahui, banjir juga merusak jembatan gantung di kampung penengahan Kecamatan Negeri Agung. Tak hanya itu hewan ternak warga hanyut terbawa air, BPBD memberikan bantuan air bersih 5000 liter di kampung Sungsang untuk memenuhi kebutuhan warga.(sah/ded/san)

post terbaik

berita terbaru

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi Rp8000 perkilogramnya, kondisi ini memepersulit...

Korban Melawan, Begal Gagal Beraksi

Radartvnews.com- Kawanan begal kembali beraksi di Lampung Utara, Nursali warga panaragan jaya, kabupaten Tulang Bawangbarat menjadi korban pembegalan, senin malam (1/6).

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal ditengah pandemi covid-19. Dari 102...

berita terkait lainnya