Wednesday, June 3, 2020

Aroma Pungli di Lapak Pedagang

Most Read

Mobil Pengangkut Sapi Selundupkan Sabu 1 Kilogram

Radartvnews.com- Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu ke pulau jawa. Untuk mengelabui...

Lagi, Bocah 10 Tahun Hanyut

Radartvnews.com- Rei Arjio Pratama (10) tahun warga  jalan jati, tanjung raya, Kedamaian, Bandar Lampung terbawa arus bandang saat...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal...

Mark Up Nilai Rapor, Unila Blacklist 65 Sekolah

Pasca melakukan verifikasi berkas akademik mahasiswa baru di jalur SNMPTN beberapa waktu lalu  Universitas Lampung kembali menemukan sekolah yang...

1O Kali Beraksi, Pelaku Curanmor Diganjar Satu Peluru

Radartvnews.com- Tim Khusus Anti Bandit Polresta Bandar Lampung meringkus Jefri Saputra (21) satu dari dua orang  pelaku...

Radartvnews.com- Suasana di jalan pemuda dan jalan triodeso di kelurahan kotabumi udik, kecamatan kotabumi, lampung utara dipenuhi lapak pedagang kaki lima menutup jalan hingga lima tahun terakhir.

Pedagang didominasi penjual pakaian, membuat warga sekitar maupun kendaraan roda dua dan roda empat kesulitan melintas. Lapak pedagang sengaja dibuat semi permanen dan beratapkan bajaringan.

Rani, salah satu pedagang mengaku sudah lima tahun berjualan setiap harinya selalu dipungut biaya dua ribu oleh pengelola pasar terkadang pungutan hingga tiga kali setiap hari.

“sudah lima tahun dagang, kamis setor dua ribu tiga kali datang sehari,” kata Rani.

Aktifitas warga menggangu warga lain untuk melintas mengunakan jalan.”kalau kayak gini

Kepala Dinas Perdagangan Lampung Utara Wanhendri mengklaim tidak melakukan pungutan retribusi kepada para pedagang. Persoalan ini sedang dalam pembahasan dan perencanaan guna mencari solusi terkait kios-kios dijalan.

“kita sudah mengimbau karena iotu melanggar atura, nggak ada retribusi itu bisa saya yakinkan,” kata Wanhendri.

Warga berharap pemerintah segera menertibkan pedagang agar aktifitas tak terganggu.(sas/san)

post terbaik

berita terbaru

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi Rp8000 perkilogramnya, kondisi ini memepersulit...

Korban Melawan, Begal Gagal Beraksi

Radartvnews.com- Kawanan begal kembali beraksi di Lampung Utara, Nursali warga panaragan jaya, kabupaten Tulang Bawangbarat menjadi korban pembegalan, senin malam (1/6).

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal ditengah pandemi covid-19. Dari 102...

berita terkait lainnya