Friday, June 5, 2020

IRT Penyuplai Sabu Tuntut 17 Tahun

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

Berburu Perahu Politik Antara Dendi, Nasir dan Aries Sandi

Radartvnews.com- Langkah petahana Dendi Ramadhona untuk ikut kembali kontestasi pemilihan Bupati Pesawaran semakin mulus, pasalnya hingga saat...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi...

Pencuri Mobil Beraksi di Rumah Makan

Radartvnews.com- Aksi pencurian kembali terekam kamera pengintai atau cctv.  Kali ini kawanan pencuri menyatroni rumah makan sambel...

Update Covid-19 di Lampung: Naik Lagi Kasus Positif Jadi 140, Sembuh 86 Orang

Radartvnews.com- Jumlah kasus positif covid-19 di Provinsi Lampung kembali mengalami penambahan kasus, kamis 4 juni 2020 ada...

Radartvnews.com- Terdakwa kepemilikan 2 kilogram sabu dituntut Jaksa Penuntut Umum selama 17 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara. Jaksa menyatakan, wanita asal kelurahan duri timur, kecamatan mandau kabupaten bangkalis, provinsi Riau bersalah sudah dua kali meloloskan barang haram itu dari riau ke Lampung.

Jaksa Penuntut Umum Sabi’in menjerat Nia Apriani dengan pasal 112 ayat 2 UU RI no 35 tahun 2009 tentang tindak pidana narkotika.

Wanita muda itu bersalah memiliki empat paket sabu yang beratnya 2 kilogram. Terdakwa ditangkap petugas Direktorat Narkoba Polda Lampung, dijalan kartini, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung  tepatnya didepan saat menunggu seseorang mengambil barang itu, pada september 2018.

Petugas mendapatkan barang  bukti  narkoba  didalam tas yang disimpan didalam snack makanan. Dipersidangan terungkap, terdakwa mendapatkan upah Rp20 juta  dari rekan berinisial  l  bila barang itu sampai kepada orang yang dituju.

Sebelum ditangkap petugas, Nia juga pernah membawa barang haram sabu 1 kg dari Riau ke Lampung dengan upah Rp10 juta.

Sidang beragendakan tuntutan sekaligus nota pembelaan atau pledoy ini ditunda pekan depan dengan agenda putusan majelis.(lds/san)

post terbaik

berita terbaru

Berburu Perahu Politik Antara Dendi, Nasir dan Aries Sandi

Radartvnews.com- Langkah petahana Dendi Ramadhona untuk ikut kembali kontestasi pemilihan Bupati Pesawaran semakin mulus, pasalnya hingga saat ini dirinya telah mengantongi tiga...

Bunuh Rekan, Lalu Kumandangkan Adzan

Radartvnews.com- Aparat Kepolisian Polsek Tanjung Bintang beserta Polres Lampung Selatan,  menggelar (4/6) rekontruksi kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka A-F (17) dan R-B...

Puting Beliung Amuk Sembilan Rumah

Radartvnews.com- Sembilan rumah warga didesa braja indah, kecamatan braja selebah, Lampung Timur, kamis siang (4/6) rusak diterjang angin puting beliung.  

Talud Jebol, Material Tutup Aliran Sungai

Radartvnews.com- Warga jalan sisingamangaraja, kelapa tiga, Tanjung Karangbarat ekstra waspada pasca longsornya pondasi talud penahan air sungai tepat diatas bangunan rumah toko.

berita terkait lainnya