Friday, June 5, 2020

15 Kilogram Terjual, Bandar Temui Ajal

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

Berburu Perahu Politik Antara Dendi, Nasir dan Aries Sandi

Radartvnews.com- Langkah petahana Dendi Ramadhona untuk ikut kembali kontestasi pemilihan Bupati Pesawaran semakin mulus, pasalnya hingga saat...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi...

Pencuri Mobil Beraksi di Rumah Makan

Radartvnews.com- Aksi pencurian kembali terekam kamera pengintai atau cctv.  Kali ini kawanan pencuri menyatroni rumah makan sambel...

Update Covid-19 di Lampung: Naik Lagi Kasus Positif Jadi 140, Sembuh 86 Orang

Radartvnews.com- Jumlah kasus positif covid-19 di Provinsi Lampung kembali mengalami penambahan kasus, kamis 4 juni 2020 ada...

radartvnews.com- Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Lampung  meringkus dua pelaku bandar  narkoba seberat 5 kilogram sabu disalah satu kontrakan didaerah Kota Sepang, Bandar Lampung, rabu  malam (27/2).

Satu pelaku ditembak mati karena melakukan perlawanan kepada petugas. Dari pengembangan, sabu yang sudah terjual di lampung 15 kilogram.

Kepala BNNP Lampung Brigjend Pol Tagam Sinaga mengatakan, kedua pelaku diketahui bernama Marwoto warga Bandar Lampung dan Buyung sebagai pengendali warga SerangBanten yang ditembak petugas karena melakukan perlawanan aktif.

Kedua pelaku merupakan  sindikat narkoba lintas provinsi, dari pengeledahan dirumah kontrakan yang baru dihuninya dua bulan itu petugas mengamankan lima paket sabu dibungkus plastik teh bewarna kuning emas.

“dua tersangka satu ditembak karena mewalan, barang bukti 5,2 sabu dan ekstasi,” kata Tagam.

Barang bukti disita petugas itu hanyalah sisa sedangkan 15 kilogram  sabu lainnya sudah berhasil beredar. Dari hasil pemeriksaan sementara, barang haram itu berasal dari provinsi Aceh, pengungkapan perkara ini  pihak BNNP melibatkan anjing pelacak.

Pelaku mengaku kalau barang haram itu dikendalikan dari rekannya buyung melalui via telpon.  Dirinya hanya menerima barang itu dikontrakannya dengan upah Rp 1,5 juta  setiap satu kilogram sabu. Dalam bertransaksi para kurir dan penerima tidak saling kenal.

“saya ditelpon Buyung, dapat upah satu setengah juta satu kilogram,” kata Marwoto.

Hingga kini, pihak BNNP Lampung masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap jaringan yang lebih besar lagi.(lds/san)

post terbaik

berita terbaru

Berburu Perahu Politik Antara Dendi, Nasir dan Aries Sandi

Radartvnews.com- Langkah petahana Dendi Ramadhona untuk ikut kembali kontestasi pemilihan Bupati Pesawaran semakin mulus, pasalnya hingga saat ini dirinya telah mengantongi tiga...

Bunuh Rekan, Lalu Kumandangkan Adzan

Radartvnews.com- Aparat Kepolisian Polsek Tanjung Bintang beserta Polres Lampung Selatan,  menggelar (4/6) rekontruksi kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka A-F (17) dan R-B...

Puting Beliung Amuk Sembilan Rumah

Radartvnews.com- Sembilan rumah warga didesa braja indah, kecamatan braja selebah, Lampung Timur, kamis siang (4/6) rusak diterjang angin puting beliung.  

Talud Jebol, Material Tutup Aliran Sungai

Radartvnews.com- Warga jalan sisingamangaraja, kelapa tiga, Tanjung Karangbarat ekstra waspada pasca longsornya pondasi talud penahan air sungai tepat diatas bangunan rumah toko.

berita terkait lainnya