Wednesday, June 3, 2020

KPK Garap Wagub Terpilih

Most Read

Mobil Pengangkut Sapi Selundupkan Sabu 1 Kilogram

Radartvnews.com- Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu ke pulau jawa. Untuk mengelabui...

Lagi, Bocah 10 Tahun Hanyut

Radartvnews.com- Rei Arjio Pratama (10) tahun warga  jalan jati, tanjung raya, Kedamaian, Bandar Lampung terbawa arus bandang saat...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal...

Mark Up Nilai Rapor, Unila Blacklist 65 Sekolah

Pasca melakukan verifikasi berkas akademik mahasiswa baru di jalur SNMPTN beberapa waktu lalu  Universitas Lampung kembali menemukan sekolah yang...

1O Kali Beraksi, Pelaku Curanmor Diganjar Satu Peluru

Radartvnews.com- Tim Khusus Anti Bandit Polresta Bandar Lampung meringkus Jefri Saputra (21) satu dari dua orang  pelaku...

Radartvnews.com- Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim alias Nunik,  jum’at siang (1/3) diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wakil Gubernur Lampung terpilih diperiksa sebagai saksi dugaan suap terhadap mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa.

Pemeriksaan Nunik dilakukan pemeriksaan penyidik diruang penyidik KPK RI, yang berada dijalan kuningan persada kav 4 Jakarta Selatan. Pemeriksaan dilakukan pukul 09:00 WIB.

Kepala Humas Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Febri Diansyah dihubungi via telpon membenarkan adanya pemeriksaan Wakil Gubernur Lampung terpilih periode 2019-2024   Chusnunia Chalim alias Nunik.

Nunik diperiksa terkait kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa dilingkungan pemerintahan kabupaten lampung tengah. Nunik diperiksa sebagai saksi dari mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa.

Diketahui kasus ini KPK menetapkan Mustafa sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Mustafa diduga menerima hadiah atau janji dari calon rekanan proyek-proyek dilingkungan Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah, dengan kisaran fee sebesar 10 persen hingga 20 persen dari  nilai proyek. Total dugaan suap dan gratifikasi yang diterima Mustofa senilai Rp 95 miliar.

Penetapan Mustofa sebagai tersangka lagi ini, hasil pengembangan kasus suap persetujuan pijaman daerah APBD Lampung Tengah tahun 2018 yang membuat mustofa divonis 3 tahun pidana penjata dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan.(lds/san)

post terbaik

berita terbaru

Korban Melawan, Begal Gagal Beraksi

Radartvnews.com- Kawanan begal kembali beraksi di Lampung Utara, Nursali warga panaragan jaya, kabupaten Tulang Bawangbarat menjadi korban pembegalan, senin malam (1/6).

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal ditengah pandemi covid-19. Dari 102...

Badai Luluhlantakkan Pesisir

Radartvnews.com- Hujan deras yang disertai angin kencang senin kemarin (1/6/20) menghancurkan satu rumah semi permananen milik warga  yang tinggal di pesisir pantai...

7.040 CJH Lampung Batal Berangkat

Radartvnews.com- Harapan bagi para calon jemaah haji yang telah terdaftar untuk berangkat haji ke tanah suci tahun ini kandas. Pasalnya Menteri Agama...

berita terkait lainnya