Friday, June 5, 2020

Ratusan Buruh Tuntut Upah Layak

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

Berburu Perahu Politik Antara Dendi, Nasir dan Aries Sandi

Radartvnews.com- Langkah petahana Dendi Ramadhona untuk ikut kembali kontestasi pemilihan Bupati Pesawaran semakin mulus, pasalnya hingga saat...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi...

Pencuri Mobil Beraksi di Rumah Makan

Radartvnews.com- Aksi pencurian kembali terekam kamera pengintai atau cctv.  Kali ini kawanan pencuri menyatroni rumah makan sambel...

Update Covid-19 di Lampung: Naik Lagi Kasus Positif Jadi 140, Sembuh 86 Orang

Radartvnews.com- Jumlah kasus positif covid-19 di Provinsi Lampung kembali mengalami penambahan kasus, kamis 4 juni 2020 ada...

Radartvnews.com- Sambil membawa spanduk, puluhan massa yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPKI) Lampung menggelar aksi di Depan Kantor Walikota Bandar Lampung, rabu siang (6/3).

Massa menuntut Walikota Herman HN memecat Kepala Dinas Tenaga Kerja yang dinilai gagal dalam melindungi dan membela buruh. Massa aksi menilai, hingga saat ini masih ditemukan pekerja di Kota Bandar Lampung yang di gaji di bawah Upah Minimum Kota (UMK) dan masih ditemukan perusahaan yang melakukan PHK sepihak, massa juga menolak tenaga kerja asing.

“saat ini masih ditemukan pekerja di Kota Bandar Lampung yang di gaji di bawah Upah Minimum, kami mendesak Walikota memecat Kepala Dinas Ketenagakerjaan Karena agagl membela buruh,” ujar M. Taat badarudin koordinator aksi

Aksi kali ini merupakan rentetan pemecatan buruh secara sepihak yang terjadi di PT Eight Internasional, tiga puluh menit menjalankan aksi akhir nya massa membubarkan diri.(sah/san)

post terbaik

berita terbaru

Berburu Perahu Politik Antara Dendi, Nasir dan Aries Sandi

Radartvnews.com- Langkah petahana Dendi Ramadhona untuk ikut kembali kontestasi pemilihan Bupati Pesawaran semakin mulus, pasalnya hingga saat ini dirinya telah mengantongi tiga...

Bunuh Rekan, Lalu Kumandangkan Adzan

Radartvnews.com- Aparat Kepolisian Polsek Tanjung Bintang beserta Polres Lampung Selatan,  menggelar (4/6) rekontruksi kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka A-F (17) dan R-B...

Puting Beliung Amuk Sembilan Rumah

Radartvnews.com- Sembilan rumah warga didesa braja indah, kecamatan braja selebah, Lampung Timur, kamis siang (4/6) rusak diterjang angin puting beliung.  

Talud Jebol, Material Tutup Aliran Sungai

Radartvnews.com- Warga jalan sisingamangaraja, kelapa tiga, Tanjung Karangbarat ekstra waspada pasca longsornya pondasi talud penahan air sungai tepat diatas bangunan rumah toko.

berita terkait lainnya