Saturday, July 11, 2020

Tolak Vonis, Empat Rumah Dibakar

Most Read

Pemkab Pesawaran Nyerah, Asa Warga Pupus

Radartvnews.com- Usai digelar mediasi (9/7) puluhan warga dan pedagang di dusun ringgung RT 002/RW 001 desa sidodadi,...

ABK Asal Lampung Meninggal Dalam Freezer Kapal Ikan TIongkok, Dua Polda Koordinasi

Radartvnews.com- Seorang anak buah kapal (ABK) asal Lampung ditemukañ meninggal didalam freezer di kapal ikan bendera tiongkok.

Kasus Positif Covid 19 Muncul di Lampung Timur

Radartvnews.com- Kabupaten Lampung Timur yang merupakan zona hijau karena tak ada kasus positif covid-19 kini memiliki kasus...

Dua Target Operasi Bandar Sabu Diringkus

Radartvnews.com- Tekab 308 Polsek Bukit Kemuning menggerebek dua rumah bandar sabu-sabu,  dari dua laokasi petugas menyita tujuh...

Tolak Omnibus Law Disahkan, Massa Kembali Aksi

Radartvnews.com- Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Lampung ini melakukan aksi unjuk rasa...

Libur Sekolah Diperpanjang Hingga 31 Agustus 2020

Radartvnews.com- Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali memperpanjang massa libur sekolah, dengan mengganti  kegiatan belajar mengajar di rumah. Perpanjangan...

Radartvnews.com- Diduga karena pihak keluarga tidak puas dengan hasil putusan hakim terhadap narapidana kasus perkelahian yakni Yusuf dan Gidion warga dusun kebagusan luar dengan warga dusun 1 kampung bumiratu nuban, Alwi yang meninggal dunia akibat luka tusukan pada 3 september 2018 lalu serta tidak adanya kejelasan pertanggungjawaban  atas kasus pembakaran 3 rumah warga di dusun kebagusan luar membuat massa dari dusun tersebut mengeluruk ke dusun 1 dan melakukan pembakaran milik rumah warga.

Empat rumah dibakar oleh massa, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, jumat dini hari (15/3) di dusun 1, kampung bumiratunuban. Salah seorang warga yang rumahnya menjadi sasaran amukan massa Nawawi menjelaskan sejak pukul 22:00 WIB dirinya sudah merasa tidak nyaman lantaran ada kabar  akan ada penyerangan dari warga dusun kebagusan luar dan sekitar pukul 01.00 WIB rumahnya didatangi ribuan massa yang membawa senjata dan langsung membakar rumahnya.

Berita Lainnya  Dua Target Operasi Bandar Sabu Diringkus

“sejak pukul sepuluh, sudah merasa tidak nyaman lantaran ada kabar akan ada penyerangan dari warga dusun kebagusan luar, jam satu  rumah saya didatangi ribuan massa yang membawa senjata dan langsung membakar,” kata Nawawi.

Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma Jemy mengatakan, pihaknya sudah melakukan lokalisir dan mengendalikan kondisi di dua dusun yang ada di kampung bumiratu nuban ini.  “saat ini kondisi di kampung bumiratu nuban sudah berjalan kondusif, kami akan melakukan langkah mediasi ke dua belah pihak warga,” kata I Made.

Sementara itu, pasca terjadinya bentrok antar warga Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto meninjau langsung lokasi kerusuhan dan mendatangi para korban yang rumahnya di bakar massa.

Loekman berjanji akan mengusut dan menyelesaikan persoalan ini hingga ke akar-akarnya. Dirinya juga meminta kepolisian dapat terus menjaga dan mengamankan lokasi kejadian.

Berita Lainnya  Selundupkan Sabu 40 Kg, 3 Napi Dituntut Mati

“kita minta kasus ini disusut dan Pemkab akan menyelesaikan persoalan ini hingga ke akar-akarnya, kita minta kepolisian dapat terus menjaga dan mengamankan lokasi,” ujar Loekman.(tik/san)

berita pilihan

berita terbaru

Kasus Positif Covid 19 Muncul di Lampung Timur

Radartvnews.com- Kabupaten Lampung Timur yang merupakan zona hijau karena tak ada kasus positif covid-19 kini memiliki kasus baru. Tim gugus tugas Provinsi...

Tolak Omnibus Law Disahkan, Massa Kembali Aksi

Radartvnews.com- Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Lampung ini melakukan aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus...

berita terkait lainnya