Friday, June 5, 2020

Tolak Vonis, Empat Rumah Dibakar

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

Berburu Perahu Politik Antara Dendi, Nasir dan Aries Sandi

Radartvnews.com- Langkah petahana Dendi Ramadhona untuk ikut kembali kontestasi pemilihan Bupati Pesawaran semakin mulus, pasalnya hingga saat...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi...

Pencuri Mobil Beraksi di Rumah Makan

Radartvnews.com- Aksi pencurian kembali terekam kamera pengintai atau cctv.  Kali ini kawanan pencuri menyatroni rumah makan sambel...

Update Covid-19 di Lampung: Naik Lagi Kasus Positif Jadi 140, Sembuh 86 Orang

Radartvnews.com- Jumlah kasus positif covid-19 di Provinsi Lampung kembali mengalami penambahan kasus, kamis 4 juni 2020 ada...

Radartvnews.com- Diduga karena pihak keluarga tidak puas dengan hasil putusan hakim terhadap narapidana kasus perkelahian yakni Yusuf dan Gidion warga dusun kebagusan luar dengan warga dusun 1 kampung bumiratu nuban, Alwi yang meninggal dunia akibat luka tusukan pada 3 september 2018 lalu serta tidak adanya kejelasan pertanggungjawaban  atas kasus pembakaran 3 rumah warga di dusun kebagusan luar membuat massa dari dusun tersebut mengeluruk ke dusun 1 dan melakukan pembakaran milik rumah warga.

Empat rumah dibakar oleh massa, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, jumat dini hari (15/3) di dusun 1, kampung bumiratunuban. Salah seorang warga yang rumahnya menjadi sasaran amukan massa Nawawi menjelaskan sejak pukul 22:00 WIB dirinya sudah merasa tidak nyaman lantaran ada kabar  akan ada penyerangan dari warga dusun kebagusan luar dan sekitar pukul 01.00 WIB rumahnya didatangi ribuan massa yang membawa senjata dan langsung membakar rumahnya.

“sejak pukul sepuluh, sudah merasa tidak nyaman lantaran ada kabar akan ada penyerangan dari warga dusun kebagusan luar, jam satu  rumah saya didatangi ribuan massa yang membawa senjata dan langsung membakar,” kata Nawawi.

Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma Jemy mengatakan, pihaknya sudah melakukan lokalisir dan mengendalikan kondisi di dua dusun yang ada di kampung bumiratu nuban ini.  “saat ini kondisi di kampung bumiratu nuban sudah berjalan kondusif, kami akan melakukan langkah mediasi ke dua belah pihak warga,” kata I Made.

Sementara itu, pasca terjadinya bentrok antar warga Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto meninjau langsung lokasi kerusuhan dan mendatangi para korban yang rumahnya di bakar massa.

Loekman berjanji akan mengusut dan menyelesaikan persoalan ini hingga ke akar-akarnya. Dirinya juga meminta kepolisian dapat terus menjaga dan mengamankan lokasi kejadian.

“kita minta kasus ini disusut dan Pemkab akan menyelesaikan persoalan ini hingga ke akar-akarnya, kita minta kepolisian dapat terus menjaga dan mengamankan lokasi,” ujar Loekman.(tik/san)

post terbaik

berita terbaru

Berburu Perahu Politik Antara Dendi, Nasir dan Aries Sandi

Radartvnews.com- Langkah petahana Dendi Ramadhona untuk ikut kembali kontestasi pemilihan Bupati Pesawaran semakin mulus, pasalnya hingga saat ini dirinya telah mengantongi tiga...

Bunuh Rekan, Lalu Kumandangkan Adzan

Radartvnews.com- Aparat Kepolisian Polsek Tanjung Bintang beserta Polres Lampung Selatan,  menggelar (4/6) rekontruksi kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka A-F (17) dan R-B...

Puting Beliung Amuk Sembilan Rumah

Radartvnews.com- Sembilan rumah warga didesa braja indah, kecamatan braja selebah, Lampung Timur, kamis siang (4/6) rusak diterjang angin puting beliung.  

Talud Jebol, Material Tutup Aliran Sungai

Radartvnews.com- Warga jalan sisingamangaraja, kelapa tiga, Tanjung Karangbarat ekstra waspada pasca longsornya pondasi talud penahan air sungai tepat diatas bangunan rumah toko.

berita terkait lainnya