Monday, July 6, 2020

Baru Bebas, Mantan Hakim Divonis 7 Tahun 6 bulan

Most Read

DPRD Pesawaran Tuding Bupati Melanggar Perda

Radartvnews.com- Kebijakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menggratiskan seluruh biaya perawatan baik rawat inap maupun rawat jalan hingga...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Pria Anonim Ditemukan Membusuk di Sumur

Radartvnews.com- Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di lubang sumur di kawasan wisata swadaya, desa gondang rejo, kecamatan...

Update Covid-19 di Lampung: Tambah 2, Total 195 Kasus Positif

Radartvnews.com- Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung kembali bertambah dua kasus. Tim gugus tugas covid 19...

Hibah Rp62 Miliar, Tiga Gedung Pemkot Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Tiga gedung bantuan pemerintah Kota Bandar Lampung, untuk Polda Lampung resmi diserahkan (3/7). Gedung 4 lantai...

1.683 UMKM dan Koperasi Dapat Bantuan

Radartvnews.com- Pandemi covid-19 memberikan dampak disegala sektor, tak terkecuali para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)...

Radartvnews.com- Firman Affandi dihukum 7 tahun dan 6 bulan kurungan penjara atau 90 bulan. Mantan Hakim di Pengadilan Negeri Liwa juga didenda Rp 800 juta subsider dua bulan.

Majelis hakim pengadilan negeri tanjung karang, selasa siang (2/4) menyatakan terdakwa terbukti bersalah memiliki atau menguasai tiga paket sabu-sabu.

Dalam amar putusan yang dibacakan ketua majelis hakim Helmi terdakwa yang baru saja bebas pada 2018 lalu itu terbukti melanggar pasal tentang perundang undangan narkotika.

Mantan hakim dan juga residivis kasus serupa itu ditangkap polisi dikediamanya dijalan WR Mongosidi, kupang kota, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung 20 oktober 2018.

Polisi mendapatkan tiga paket hemat sabu seberat 3,5686 gram dan satu timbangan digital. Dipersidangan terdakwa mengaku kalau barang haram itu didapat dari seseorang yang masih dpo seharga Rp 4.200.000.

Putusan majelis ini lebih ringan dari tuntuan jaksa yang menuntut selama 11 tahun penjara. Atas putusan itu terdakwa dan juga jaksa menyatakan pikir-pikir.

Diketahui, Firman Affandi pada 7 desember 2017 dijatuhkan majelis hakim dengan hukuman satu tahun dan empat bulan penjara karena terbukti bersalah melanggar pasal 127 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika  karena memiliki 0,1980 gram sabu.(lds/san)

berita pilihan

berita terbaru

Minim Perhatian, Kera Hutan Tirtosari Berkurang

Radartvnews.com- Beginilah kondisi kawanan kera ekor panjang atau macaca fascicularis yang berada di taman hutan kera tirtosari, Teluk Betungutara, Bandar Lampung yang...

1.683 UMKM dan Koperasi Dapat Bantuan

Radartvnews.com- Pandemi covid-19 memberikan dampak disegala sektor, tak terkecuali para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta koperasi yang ada di...

Pria Anonim Ditemukan Membusuk di Sumur

Radartvnews.com- Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di lubang sumur di kawasan wisata swadaya, desa gondang rejo, kecamatan Pekalongan, Lampung Timur, sabtu petang...

berita terkait lainnya