Wednesday, June 3, 2020

Kritik Pemilu, Mahasiswa Cari Ketua KPU

Most Read

Mobil Pengangkut Sapi Selundupkan Sabu 1 Kilogram

Radartvnews.com- Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu ke pulau jawa. Untuk mengelabui...

Lagi, Bocah 10 Tahun Hanyut

Radartvnews.com- Rei Arjio Pratama (10) tahun warga  jalan jati, tanjung raya, Kedamaian, Bandar Lampung terbawa arus bandang saat...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal...

Update Covid-19 Di Lampung: Kasus Positif 136, Sembuh 80 Orang

Radartvnews.com- Perlahan tapi pasti jumlah kasus positif covid-19 di Lampung terus bertambah. Selasa 2 juni 2020 terdapat...

1O Kali Beraksi, Pelaku Curanmor Diganjar Satu Peluru

Radartvnews.com- Tim Khusus Anti Bandit Polresta Bandar Lampung meringkus Jefri Saputra (21) satu dari dua orang  pelaku...

Radartvnews.com-Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung kembali di demo oleh mahasiswa (29/4).

Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Unila menggelar aksi demo di kantor KPU Lampung,kini giliran Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) yang menyambangi penyelenggara pemilu.

Mahasiswa menyampaikan hasil evaluasi pemilihan umum 17 april 2019, mahasiswa menilai proses demokrasi yang berlangsung banyak dijumpai kecurangan – kecurangan. Selain itu banyakanya penyelanggara yang meninggal dunia dan sakit sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah masih sangat minim.

Perwakilan masa aksi diterima oleh tiga komisioner KPU yakni M. Tio Aliansyah, Solihin dan Erwan Bustami. Namun sayang, mahasiswa menolak dan meminta bertemu langsung kepada ketua KPU Lampung Nanang Trenggono untuk menyampaikan hasil evaluasi sebagai peringatan keras kepada penyelenggara.

 “KPU merupakan lembaga yang kolektif koligial sehingga apapun bentuk surat yang masuk ke sekertariat KPU akan dibahas melalui pelno oleh tujuh komisioner,” ujar Tio Aliansyah.

Setelah menyampaikan hasil evaluasi kepada ketua KPU Lampung massa pun membubarkan diri.(dri/san)

post terbaik

berita terbaru

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi Rp8000 perkilogramnya, kondisi ini memepersulit...

Korban Melawan, Begal Gagal Beraksi

Radartvnews.com- Kawanan begal kembali beraksi di Lampung Utara, Nursali warga panaragan jaya, kabupaten Tulang Bawangbarat menjadi korban pembegalan, senin malam (1/6).

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal ditengah pandemi covid-19. Dari 102...

berita terkait lainnya