Monday, September 21, 2020

74.248 Unit Rumah Tak Layak Huni Diperbaiki

Most Read

Pilkada Ditengah Pandemi, Pemprov Tidak Punya Sikap

Radartvnews.com- Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 8 kabupaten/kota di Lampung pada 9 desember 2020 mendatang masih menjadi...

Selundupkan Sabu 2 Kg Divonis 16 Tahun

Radartvnews.com- Selundupkan sabu 2 kilogram warga Aceh, divonis 16 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang. Barang...

Puluhan Warga Lampung Selatan Terjaring Tak Pakai Masker

Radartvnews.com- Operasi gabungan penegakan disiplin protokol kesehatan covid-19 dilakukan pemerintah kabupaten Lampung Selatan, (18/9/20). Operasi dipusatkan di jalan protokol...

Tangani Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber, Kejari Bandar Lampung Siapkan 7 JPU

Radartvnews.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung mempersiapkan tujuh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara kasus penikaman pendakwah Syekh Ali...

Konfirmasi Positif Covid-19 Nyaris 700, Lampung Nihil Zona Hijau

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Lampung masih terus mengalami penambahan. Data satuan tugas covid-19 Lampung hingga jumat...

Tangkap Bandar Narkoba, Polres Metro Amankan Sabu dan Ekstasi Senilai Rp1 Miliar

Radartvnews.com- Satuan Reserse Narkoba Polres Metro meringkus satu tersangka bandar narkoba jenis sabu-sabu dan exstacy.  Tersangka TK (31) merupakan...

Pemerintah Provinsi Lampung melalui dinas perumahan dan kawasan permukiman Provinsi Lampung menargetkan perbaikan 74.248 unit rumah tidak layak huni dalam 5 tahun kedepan. Dengan begitu, di tahun 2024 mendatang rumah tak layak huni di Lampung ditarget turun hingga 0 persen.

Dari data 2018 lalu, jumlah RTLH di Provinsi Lampung yang sudah tertangani sebesar 5 persen atau sebanyak 19.504 unit rumah. Selain menargetkan penurunan RTLH menjadi 0 persen, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga menargetkan penurunan jumlah rumah yang masih tinggi di Provinsi Lampung.

Berita Lainnya  Pilkada Ditengah Pandemi, Pemprov Tidak Punya Sikap

Sementara untuk menargetkan rencana tersebut Pemprov menyatakan membutuhkan anggaran sekitar satu triliun rupiah. Pemprov juga mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat.

Untuk mematangkan rencana tersebut Pemprov menggelar rapat koordinasi sinergitas perumahan dan kawasan permukiman dengan mengundang semua pihak terkait. Rakor digelar di Hotel Sheraton Bandar Lampung. (Lih/Wo)

berita pilihan

Berita Lainnya  Pilkada Ditengah Pandemi, Pemprov Tidak Punya Sikap

berita terkait lainnya