Monday, June 1, 2020

Penyanderaan Teraktor Menjadi Pemicu Aksi Bentrok Warga Mesuji

Most Read

WFH Berakhir, ASN Siap Ngantor

Radartvnews.com- Pemerintah pusat akan menerapkan aturan new normal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pemerintah daerah diminta melakukan...

Identitas Diketahui, Pelaku Bom Molotov Rumah Panitera Belum Ditangkap

Radartvnews.com- Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung masih mempelajari rekam cctv guna menangkap pelaku pelemparan bom...

Update Covid 19 di Lampung, Kasus Positif Tambah 1, 4 Sembuh

Radartvnews.com- Hingga 31 mei 2020, tim gugus tugas percepatan penanganan covid 19 Provinsi Lampung mencatat, terdapat penambahan...

Pringsewu dan Kota Metro Masuk Indikator New Normal

Radartvnews.com- Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 menetapkan 11 indikator untuk daerah siap menerapkan new normal. Salah...

New Normal, Rumah Ibadah Harus Ada Surat Bebas Covid-19

Radartvnews.com- Menteri Agama Republik Indonesia Fachrul Razi menerbitkan panduan baru tentang kegiatan keagamaan di rumah ibadah pada...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

radartvnews.com – Aksi bentrokan yang terjadi antara register 45 sungai buaya kabupaten Mesuji diduga dipicu karena adanya aksi serobotan lahan garapan di kawasan register 45 yang dilakukan kelompok masyarakat mesuji raya rabu siang.

Kejadian bermula saat lahan milik kelompok masyarakat mekar jaya abadi bernama yusuf (41) didatangi alat berat teraktor. Diduga karena tidak terima pemilik lahan beserta warga mekar jaya abadi langsung melakukan penyanderaan alat berat tersebut. Warga menanyakan kepada pemilik masin teraktor atas suruhan siapa untuk menggarap lahan. Tidak berselang lama beberapa masyarakat mesuji raya mendatangi lokasi lahan garapan dan langsung menyerang kelompok masyarakat mekar jaya abadi.

Dari kejadian bentrokan ini diketahui ada 4 orang yang tewas di kelompok masyarakat mesuji raya. Warga yang tewas dalam bentrokan ini telah di evakuasi dan dibawa ke puskesmas simpang pematang. Sementara itu dari kelompok masyarakat mekar jaya abadi ada 10 orang yang mengalami luka bacok dan tertembak langsung dilarikan klinik asa medica simpang pematang.

Konflik perebutan lahan garapan di register 45 sungai buaya kabupaten Mesuji menjadi bom waktu yang kerap terjadi antara kelompok masyarakat penggarap lahan milik pemerintah tersebut. Sebelumnya dikawasan yang sama beberapa waktu yang lalu pada 17 februari 2019 pernah terjadi perselisihan antar kelompok masyarakat mekar jaya yang dipicu oleh perselisihan lahan garapan antara perorangan yang mengakibatkan salah seorang warga mengalami luka bacok. (tim)

post terbaik

berita terbaru

Pringsewu dan Kota Metro Masuk Indikator New Normal

Radartvnews.com- Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 menetapkan 11 indikator untuk daerah siap menerapkan new normal. Salah satunya indikator yakni penurunan jumlah...

Identitas Diketahui, Pelaku Bom Molotov Rumah Panitera Belum Ditangkap

Radartvnews.com- Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung masih mempelajari rekam cctv guna menangkap pelaku pelemparan bom molotov di rumah panitera Pengadilan...

berita terkait lainnya