Monday, July 13, 2020

Jiwasraya Lampung Sepi Protes

Most Read

2 Pembunuh Pelatih Sepakbola Ditangkap di Riau

Radartvnews.com- Kerja keras tim gabungan Satuan Resmob Polres Lampung Timur dalam mengungkap kasus penemuan jasad lelaki di...

Libur Sekolah Diperpanjang Hingga 31 Agustus 2020

Radartvnews.com- Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali memperpanjang massa libur sekolah, dengan mengganti  kegiatan belajar mengajar di rumah. Perpanjangan...

Update Covid-19 di Lampung: Tambah 3, Total Kasus Positif 208

Radartvnews.com- Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung kembali mengalami penambahan kasus. Hingga minggu 12 juli 2020 gusus...

Adik Temukan Kakak Tewas di Dalam Sumur

Radartvnews.com- Penemuan sesosok mayat didalam sebuah sumur, sontak gegerkan  Warga RT 03/LK 01 kelurahan rejosari, Kecamatan Kotabumi,...

Sosialisasi Perda, DPRD Habiskan Rp. 40,8 Miliar

Radartvnews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran sebesar 40,8 miliar rupiah untuk program barunya yakni sosialisasi...

Geger, Video Mesum Mirip Sekdes Beredar

radartvnews.com – Video amatir dari rekaman handphone, diduga mirip sekretaris desa di kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, yang digerebek saat...

Humas Jiwasraya cabang Bandar Lampung, Jospen Siregar, ditemui dikantor Jiwasraya di jalan Raden Intan, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung,  mengatakan masalah yang terjadi dikantor pusat tidak mempengaruhi dengan kantor cabang di Lampung.

Pasalnya, hingga saat ini Jiwasraya cabang Bandar Lampung baik-baik saja. Untuk klaim nasabah dapat dibayar semua, sejauh ini belum ada  nasabah yang belum di bayar klaimnya oleh pihaknya dan juga pihaknya belum ada nasabah yang melapor atau pun protes.

Selain itu Jiwasraya Lampung tidak ada kerja sama seperti di kantor Jiwasraya pusat, seperti produk-produk  kerja sama dilakukan. Sejauh ini Jiwasraya cabang Bandar Lampung masih ritel atau perorangan.

Berita Lainnya  ABK Asal Lampung Meninggal Dalam Freezer Kapal Ikan TIongkok, Dua Polda Koordinasi

Diketahui ada empat BUMN yang mengalami kesulitan keuangan hebatnya empat BUMN itu berasal dari sektor berbeda beda yaitu jasa transportasi, manufaktur, jasa logistik dan keuangan. BUMN sektor keuangan yakni asuransi Jiwaswaraya yang tengah menghadapi masalah, yakni terpaksa menunda pembayaran kewajiban polis atau jatuh tempo.

Problem kesulitan likuiditas menjadi alasan keterlambatan pembayaran. Keterlambatan pembayaran polisi jatuh tempo terdapat di produk bancassurance yang nilainya mencapai Rp. 892 miliar.

Ada tujuh bank yang memasarkan produk bancassurance yang diketahui bernama JS proteksi plan jiwasraya, yakni bank tabungan negara, standar chartered bank, bank keb hana Indonesia, bank Victoria, bank ANZ, bank QNB Indonesia dan bank rakyat Indonesia. (Leo/Ri)

berita pilihan

berita terbaru

Berita Lainnya  ABK Asal Lampung Meninggal Dalam Freezer Kapal Ikan TIongkok, Dua Polda Koordinasi

Puluhan Ormas Desak Hentikan RUU HIP

Radartvnews.com- Tolak Racangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) puluhan organisasi masyarakat, yang tergabung dalam forum suara masyarakat lampung bersatu mengelar apel...

Cegah Covid 19, Polwan Patroli di Mal

Radartvnews.com- Dengan menggunakan hoover board, sejumlah personel polwan Satlantas Polresta Bandar Lampung patroli ke pusat perbelanjaan (12/7). Polwan ini...

Kasus DBD Turun, Dinkes Klaim Berhasil

Radartvnews.com- Sejak januari hingga juni 2020 terdapat 748 warga Kota Bandar Lampung yang terjangkit demam berdarah dengue (DBD) dari jumlah itu satu...

Tunggu Terdesak, Rapid Test Massal Dilakukan

Radartvnews.com- Rapid test massal yang rencananya digelar di empat daerah yakni Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah dan Pesawaran hingga kini (12/7)...

berita terkait lainnya